SUKOHARJO, MettaNEWS – Kecelakaan tragis KA Batara Kresna dan mobil pemudik terjadi di perlintasan kereta api 14+8 petak jalan Pasarnguter-Sukoharjo di JPL No 19, Rabu (26/3/2025) pagi.
Sebuah mobil Daihatsu Sigra yang membawa tujuh penumpang ditabrak oleh Kereta Api (KA) Batara Kresna jurusan Wonogiri–Solo sekitar pukul 08.30 WIB. Akibat kejadian tersebut, empat penumpang dilaporkan meninggal dunia di lokasi, sementara tiga lainnya mengalami luka ringan dan tengah dirawat intensif di RSUD Sukoharjo.
Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo, mengonfirmasi bahwa mobil berpelat nomor B 2283 BYJ tersebut sedang dalam perjalanan dari Jakarta menuju Nguter dan Wonogiri. Para korban merupakan rombongan dua keluarga yang hendak mudik ke kampung halaman.
“Korban meninggal dunia terdiri dari pengemudi berinisial A (42), serta penumpang berinisial P (44), M (42), dan N (12). Korban A, M, dan N merupakan satu keluarga,” ungkap Anggaito.
Sementara itu, tiga penumpang selamat adalah anggota keluarga dari korban P dan saat ini sedang mendapatkan penanganan medis di RSUD Sukoharjo.
Sementara itu, keluarga korban tengah mendapatkan pendampingan dan dukungan dari pihak berwenang.
Polisi masih melakukan pendalaman atas insiden tersebut dan telah mengamankan petugas penjaga palang pintu perlintasan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Dari laporan kepolisian dan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), kecelakaan diduga kuat terjadi karena kelalaian petugas palang pintu. Palang terlambat ditutup sehingga mobil sudah terlanjur masuk ke jalur rel sebelum akhirnya dihantam kereta dari arah Wonogiri menuju Solo.
“Kami sudah mengamankan petugas palang dan satu satpam pos untuk penyelidikan. Ini bagian dari proses klarifikasi terkait dugaan kelalaian yang menyebabkan kecelakaan,” tambah Kapolres.
Setelah proses evakuasi selesai, mobil yang ringsek berhasil dipindahkan dan rel dibersihkan sehingga jalur KA kini sudah dapat dilalui kembali. Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi seluruh pihak agar meningkatkan kewaspadaan, terutama menjelang arus mudik Lebaran yang mulai meningkat.
Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan memperhatikan perlintasan kereta, serta menunggu palang tertutup atau terbuka sepenuhnya sebelum melintas.








