SOLO, MettaNEWS — Menyambut peluncuran aplikasi Solo Raya Great Sale (SRGS) 2025 SGS Go, panitia pelaksana menggelar Gathering Key Opinion Leader (KOL), Influencer, dan Media pada Rabu (18/6/2025) di Loji Gandrung, Surakarta.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari strategi promosi digital menyeluruh yang akan menopang event belanja lintas sektor terbesar di kawasan Solo Raya.
Wakil Ketua Panitia SRGS 2025, Farid Sunarto, menyatakan kolaborasi dengan para KOL, influencer, dan media menjadi langkah kunci dalam menyebarkan narasi SRGS ke berbagai lapisan masyarakat.
“Promosi sekarang tidak bisa hanya satu arah. Kami percaya bahwa tiap kanal media dan influencer punya cara unik dalam membungkus pesan. Harapannya, SRGS bisa dikenal luas dan dipahami masyarakat sebagai momentum kolaboratif untuk kebangkitan ekonomi Solo Raya,” katanya.
SRGS 2025 akan diluncurkan secara resmi pada 29 Juni 2025 di Ngarsopuro dengan karnaval budaya, parade UMKM, hingga pameran potensi daerah. Tak kurang dari tujuh kabupaten/kota di Solo Raya akan ambil bagian, mengusung sektor unggulan masing-masing mulai dari UMKM, pasar tradisional, pusat perbelanjaan, transportasi, hingga wisata.
Sekretaris Panitia, Musthofa Safawi, mengungkapkan, Solo Raya adalah motor ekonomi Jawa Tengah yang perlu ¹“dibangunkan” pascapandemi.
“Kita ini menyumbang 30 persen perekonomian Jateng. Kalau Solo Raya bergeĺrak serentak, maka Jawa Tengah akan lebih kuat,” tegasnya.
SRGS 2025 juga menghadirkan aplikasi SGS Go sebagai pusat transaksi dan informasi. Pembelian senilai Rp50.000 akan dikonversi menjadi poin undian, dengan hadiah berupa dua mobil, sepuluh motor, serta puluhan perangkat elektronik.
“Bahkan belanja lombok atau bawang di pasar pun bisa berhadiah mobil,” tambah Musthofa.
Program bundling diskon juga ditawarkan untuk moda transportasi, mulai dari kereta api hingga maskapai penerbangan yang memberi potongan harga hingga 40 persen.
Gathering ini menandai keseriusan panitia menggandeng para pegiat digital demi membangun gaung SRGS 2025 sebagai pesta ekonomi rakyat lintas kanal dan lintas generasi.








