Sosok Kartini Asal Wonogiri, Telah Menggeluti Sopir Lebih dari 17 Tahun

oleh
Kartini Masa kini
Bekti Rahayu (49) atau Bu Yayuk Sosok perempuan Sopir bus PO Haryanto, mewakili jiwa Kartini masa kini | MettaNEWS / Kevin Rama

BOYOLALI, MettaNEWS – Umumnya perempuan diidentikkan dengan pekerjaan rumah hingga berbagai pekerjaan ringan lainnya. Pekerjaan berat biasanya dilakukan para laki-laki.

Berbeda halnya dengan perempuan bernama Bekti Rahayu (49) atau lebih sering di sapa bu Yayuk. Ia sangat percaya diri mencari penghidupan dengan menjadi seorang sopir selama lebih dari 17 tahun.

Perempuan kelahiran Wonogiri ini seolah mewakili jiwa para perempuan pemberani atau kartini masa kini. Ia diketahui merupakan seorang sopir bus perempuan yang mengadu nasib di jalanan melalui PO Haryanto saat ini.

“Dulu awalnya karena kebutuhan hidup, untuk biaya sekolah kedua anak saya, waktu itu 2005, PT Trans Jakarta membuka lowongan khusus untuk wanita saat itu, saya berhasil masuk dan mengendarai busway di Blok M,” ujar Yayuk saat ditemui mettaNEWS di pool PO Haryanto Bangak, Boyolali Senin (18/4/2022).

Tak hanya itu Yayuk juga sempat menjadi supir bus dalam kota dan supir truck pengantar barang antar kota antar Provinsi (AKAP) setelah berhenti menjadi supir busway dan sekarang ia berada di bus AKAP PO Haryanto.

Yayuk juga mengatakan dirinya bergabung menjadi supir bus di PO Haryanto sejak tahun 2015, yang saat itu sedang baru-barunya devisi di wonogiri.

“Jurusan yang saya ambil biasanya Wonogiri dan Solo tujuan Jakarta – Tangerang, Jakarta – Bogor, Jakarta – Ciledug, Jakarta – Sukabumi, tapi juga fleksibel ngga menetap alur sana juga,” Ujarnya.

Yayuk juga mengakui pekerjaan sebagai sopir bus yang ia kerjakan tak selalu mudah untuk dijalani, namun ia tetap bersyukur dengan apa yang ia kerjakan.

“Semua pekerjaan itu tetap ada kesulitan, suka-duka itu pasti. Tapi harus tetap berwajah manis berikan pengertian ke penumpang ke penumpang, Harus juga bersyukur juga, karena masih banyak orang juga yang tidak seberuntung saya jadi tetap disyukuri,” pungkasnya.