SEMARANG, MettaNEWS – Kota Solo menjadi juara umum pada perhelatan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jateng 2022 dengan mengantongi 29 mendali emas.
Pada ajang penjaringan atlet berprestasi menuju Popwil dan Popnas ini, diikuti sebanyak 3.333 atlet di seluruh daerah Jawa Tengah.
Dilansir dari laman Jatengprov.go.id Kabid Keolahragaan Disporapar Jateng Aria Chandra Destianto mengatakan, Popda 2022 menjadi pengobat rindu, saat event olahraga banyak ditunda karena badai Covid-19.
“Popda ini harapannya bisa menelurkan bibit atlet potensial, karena kita tahu dua tahun tidak ada pelaksanaan. Euforianya luar biasa kemarin, kita menemukan beberapa bibit atlet potensial. Harapannya di Popwil dan Popnas bisa jadi juara, yang terdekat Popwil, kemudian Popnas 2023. ” ungkapnya, Rabu (20/7/2022).
Pihaknya juga telah melakukan pemetaan atlet-atlet berbakat pada ajang itu, ia menyebut, beberapa atlet potensial berasal dari olahraga unggulan Jateng, diantaranya voli, renang, wushu dan taekwondo.
Selain itu, menurutnya prestasi Solo juga bisa dijadikan tolok ukur pembinaan olahraga bagi kabupaten atau kota lain di Jateng.
“Pembinaan di Solo pesat, dari kabupaten kota merekrut di beberapa kota ada PPLOD (Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Daerah), ada SKO (Sekolah Khusus Olahraga) juga di Solo, bisa menjadi tolok ukur pembinaan cukup berhasil,” jelasnya.
Terkait evaluasi di Popda Jateng 2022, Aria menyebut ada beberapa hal. Di antaranya ada atlet dari beberapa daerah yang tidak sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis. Namun, hal itu menurutnya sudah teratasi dan tidak mengganggu jalannya sportivitas ajang tersebut.
Adapun perolehan akhir medali, Kota Solo menjadi yang teratas dengan mengumpulkan 29 emas, 31 perak, dan 25 perunggu. Tempat kedua diduduki Kota Semarang dengan 24 emas, 21 perak, dan 30 perunggu. Kota Salatiga menempati posisi ke tiga dengan 11 emas, 9 perak, dan 14 perunggu.
“Kita ingin cari bibit unggulan untuk event nasional dan internasional, ini tolok ukur, jadi evaluasi dan bahan masukan pelaksanaan ke depan terutama untuk pencarian bibit atlet unggulan,” pungkasnya.







