SOLO, MettaNEWS – Solo International Performing Arts (SIPA) akan kembali berlangsung pada tanggal 31 Agustus hingga 2 September 2023 besok.
Bertempat di Benteng Vastenburg, Solo, tahun ini merupakan kali ke-15 SIPA berlangsung, sejak pertama kali digelar pada tahun 2009.
Pergelaran mahakarya seni internasional ini akan menampilkan seni tari, seni musik, dan seni teater dari Indonesia dan mancanegara.
Direktur SIPA Irawati Kusumorasri menyampaikan tahun ke 15 penyelenggaraan SIPA ini mengambil tema Say All with Arts”.
“Akan hadir 14 delegasi dalam negri dan 8 delegasi luar negeri. SIPA berlangsung selama 3 malam, dan akan melakukan workshop juga. Ada 291 seniman dan official yang memeriahkan SIPA. Baik dalam dan luar negeri. ada 300 partisipan,” jelas Ira.
Delegasi dalam negeri datang dari Riau, Medan, Yogyakarta, Solo, Banjarmasin, Bandung, Kendari, Kupang, Kalimantan Tengah, dan Tenggarong, Kutai Kartanegara. Delegasi luar negeri dari tujuh negara, yakni Korea Selatan, Malaysia, Singapura, Lithuania, Jepang, dan Taiwan.
Event budaya SIPA akan berjalan dengan konsep hybrid selama tiga malam berturut-turut. SIPA juga terbuka dan gratis untuk masyarakat umum yang ingin menonton.
Pemilihan lokasi Benteng Vastenburg karena memiliki nilai heritage dan kawasannya cukup strategis.
“Penyelenggaraan SIPA 2023 juga menggandeng pelaku UMKM. Melalui sebuah kemasan kegiatan art mart bertajuk SIPA Urban Market. Program SIPA Urban Market merupakan terobosan baru dari penyelenggaraan SIPA untuk memberikan bagi pelaku UMKM di Kota Solo. Berbagai produk berupa makanan-minuman, fashion, kerajinan dan lain-lain yang berbasis budaya masyarakat Solo akan hadir dalam pasar kreatif ini,” papar Ira.
Ira mengatakan gelaran SIPA bagian dari event budaya juga turut mengemban visi dan misi untuk kemajuan kehidupan Kota Solo. Visi sebagai sarana untuk pelestarian dan pengembangan seni pertunjukan, sedangkan misinya sebagai bagian dari revitalisasi pariwisata Kota Solo.
“Revitalisasi pariwisata menempatkan event budaya pagelaran SIPA sebagai bagian dari destinasi branding dengan seni pertunjukan sebagai selling point-nya,” tutur Ira.
“Mengusung tema “Say All with Arts”. Tema ini akan menggelorakan semangat keindahan seni untuk kehidupan. Ketika dunia mulai kehilangan keindahan baik itu harmoni, toleransi, dan lainnya, maka kesenian harus mengambil peran. Kesenian adalah pusat keindahan, maka ‘katakan’ dengan seni agar kehidupan tidak kehilangan keindahan,” ungkap Ira.
Selaras dengan tema, SIPA 2023 menggandeng Wirastuti Susilaningtyas seorang seniman tari sebagai maskot tahun ini.








