Solo Hujan Angin, BPBD Minta Warga Solo Waspadai 3 Titik Rawan Pohon Tumbang

oleh
oleh

Solo Hujan Angin, BPBD Minta Warga Solo Waspadai 3 Titik Rawan Pohon Roboh

SOLO, MettaNEWS – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo Nico Agus Putranto meminta masyarakat berhati-hati saat melintasi jalan dalam kondisi hujan angin.

Seperti hujan deras dengan angin kencang yang melanda<span;> Kota Solo, Selasa (28/3/2023). Bahkan hujan disertai angin kencang ini membuat replika Masjid Sheikh Zayed yang berada di Plasa Balai Kota ambruk total.

“BPBD sudah mengantisipasi jika terjadi hujan deras serta angin kencang di Solo

Kita siapkan antisipasi. Jika ada kejadian pohon tumbang kita siap evakuasi biar tidak menghalangi jalan,” jelas Nico.

Berdasarkan data BPBD Solo titik rawan pohon tumbang di Solo di antaranya di wilayah Mojosongo, Jebres dan Kawasan Slamet Riyadi.

Nico menyebut tiga kawasan tersebut terdapat banyak pohon rindang dan besar dan rawan roboh.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Siti Khotimah menambahkan pihaknya sudah menerima laporan ambruknya replika Masjid Raya Sheikh Zayed tersebut.

“Ini kan karena cuaca, hujan angin deras sekali Akhirnya roboh seperti itu,” kata Siti melalui sambungan telepon.

Siti menyebut pihaknya langsung koordinasi dengan penyedia jasa pembuat replika tersebut.

“Besok sehari langsung jadi lagi. Ya ini nanti dibikin lagi seperti semula. Penyedianya sanggup satu hari jadi,” tandas Siti.

Siti menjelaskan sebenarnya kontruksi miniatur masjid tersebut sudah diperhitungkan.

“Kontruksinya pakai besi. Tapi kenyataannya anginnya lebih kuat,” ungkap Siti.

Dengan ambruknya replika masjid Zayed ini Siti meminta pada pembuat untuk membuat lebih kuat lagi.

“Ini saya suruh nambahi besi penyangganya supaya lebih kuat. Masih panjang Ramadannya kasihan warga yang sering nunggu waktu berbuka jalan-jalan di situ. Ini sudah mulai pembersihan besok mulai pemasangan,” pungkasnya