SOLO, MettaNEWS – Pembangunan SMAN 9 di Pasar Kliwon Solo akan segera terealisasikan tahun ini. Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menuturkan pihaknya tengah mengejar pembangunan SMAN 9 Solo tersebut.
“SMAN 9 lagi dikejar ya tinggal sitik (sedikit-red) syarate sik dilengkapi. Tambah SMA yang baru ya tapi ditunggu dulu, ini lagi melengkapi syarat ketoke kekejar (kayaknya kekejar-red),” terang Gibran di Balai Kota Solo, Jumat (12/5/2023).
Gibran menuturkan pembangunan SMAN 9 Solo telah mengantongi izin dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
“SMAN Pasar Kliwon sudah dapat izin Pak Ganjar, beliau selalu suportif untuk urusan SMA. Ada izinnya tinggal SLF surat layak izin fungsional. Tinggal siji tok kui tok (tinggal satu itu aja-red),” ujarnya.
Saat ini pihaknya tengah menunggu izin SLF atau Sertifikat Laik Fungsi. Dokumen resmi yang diterbitkan oleh pemerintah yang menunjukkan bahwa bangunan atau tempat telah memenuhi persyaratan keselamatan dan kesehatan yang ditentukan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Nantinya SMAN 9 Solo akan dibangun di SDN Mojo, Pasar Kliwon Solo. Gibran menyebut pihaknya akan menambah sejumlah fasilitas untuk bisa dimanfaatkan sebagai SMA. Nantinya sekolah ini bisa memenuhi kebutuhan untuk pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2023.
“Berprogres itu kan bangunannya menambah laboratorium atau apa tinggal jalan wis cepet, nanti tugas provinsi,” terang Gibran.
Gibran menargetkan SMAN 9 Solo bisa menerima peserta didik baru (PPDB) tahun 2023.
“(Ditergetkan PPDB tahun ini) Iya makanya tadi beberapa syarat yang kurang akan segera dilengkapi, masih ada waktu. SD wis ono panggone dw (SD sudah ada lokasinya sendiri-red),” pungkasnya.
Terpisah, Kepala Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Wilayah VII Jawa Tengah, Suratno mengatakan bahwa pihaknya tengah menunggu proses SLF selesai.
“Saat ini kami tinggal menunggu SLF yg sedang diproses penyelesaiannya. SLF keluar sebagai syarat mengurus izin pendirian sekolah,” ujar Suratno kepada MettaNEWS, Jumat (12/5/2023).
“Setelah izin turun kita rencanakan PPDB 2023. Guru, sarpras (sarana prasarana), kurikulum dan lain-lain sudah siap,” sambungnya.







