SOLO, MettaNEWS – Kecelakaan yang menimpa Heri Purnomo (38) warga Jalan Tejomoyo, Kelurahan Danukusuman, Kecamatan Serengan Solo, Rabu (18/5/2022) telah ditangani SAR gabungan. Sebelum Tim SAR datang, warga ternyata sudah berupaya mengeluarkan korban dari sumur, namun gagal. Bahkan salah seorang warga cedera tertimpa kerekan timba.
Informasi yang dihimpun MettaNews di lokasi, Heri Purnomo terjatuh ke dalam sumur tanpa seorang pun melihat kejadian itu. Namun, beberapa tetangga mendengar suara benda berat jatuh ke sumur, disusul suara minta tolong dari korban.
“Ketika tetangga berdatangan, Mas Heri masih terlihat. Saya berusaha menolong dengan merosot ke bawah menggunakan tali timba. Tapi karena kerekan timba hanya diikat dengan kawat, malah tidak kuat kena beban dan lepas. Kepala saya kena kerekan,” tutur Raka Giri Herlambang, warga sekitar tempat kejadian.
Beruntung Giri tak hilang kesadaran, meski terhempas ke dalam sumur. Saat itu, korban Heri Purnomo sudah tenggelam ke dasar, sehingga dia tetap tidak bisa menolong. Giri pun dibawa ke RSUD Bung Karno untuk perawatan lukanya, sementara tetangga menelepon pemadam kebakaran sebagai upaya akhir.
Tak berama lama, pemadam kebakaran dan Basarnas bersama sejumlah relawan lain berdatangan. Upaya evakuasi pun dilakukan tak sampai 30 menit. Seorang rescuer diturunkan ke dasar sumur dengan perangkat selam scuba. Heri Purnomo bisa dievakuasi, namun sayang sudah tak bernyawa.
Salah satu anggota Tim Pos SAR Surakarta, Yohan Tri Anggoro menyebut terdapat kendala pada saat proses evakuasi.
“Kendalanya tadi arak pandang di kedalaman sumur 10 meter nyaris nol. Tadi evakuasinya berjalan sekitar 30 menitan. Korban langsung dibawa ke rumah duka pas sudah selesai evakuasi. Korban menimba air tapi karena nggak kuat terus terpeleset ke dalam air. Kakinya juga sakit,” ucap Yohan.







