RSGM Soelastri Gelar Seminar Ilmiah, Teknik Penanganan Nyeri Sakit Gigi

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Soelastri Solo gelar seminar ilmiah nasional penanganan nyeri pada pasien, di Sunan Hotel Solo, Minggu (12/4/2024).

Seminar rumah sakit pendidikan utama Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ini mengambil tema “Pain Management in Dental Practice”. Pada seminar ilmiah Epidemic 1st (Excellent Performance Dentistry in Daily Practice) ini dilakukan juga “hand on” penanganan sebuah kasus.

Direktur Utama RSGM Soelastri UMS, drg. Ida Witiasati, M.Kes., FISQua., menyebut ini menjadi seminar pertama dengan Standar Kredit Point (SKP) bagi peserta yang terintegrasi di Plataran Sehat.

:Seminar ini kan tujuannya bagaimana peserta didik itu bisa selalu mengupdate ilmu ya. Baik ilmu pengetahuan maupun keterampilan. Ini nanti rencananya akan serial, epidemik yang pertama, excellent performance eee dental daily praktis untuk praktek sehari-hari para dokter,” tuturnya.

Drg. Ida menjelaskan nyeri merupakan salah satu tanda vital yang memang harus di attachment setiap dokter gigi.

“Ada 5 tanda vital ya untuk dokter yaitu nadi, suhu, tekanan darah, pernafasan dan yang kelima ini adalah nyeri. Jadi bagaimana seorang profesional kesehatan itu bisa mengelola nyeri dari pasien sehingga bisa meminimalkan atau menghilangkan sekaligus nyeri yang diderita oleh pasien,” tegasnya.

Seminar yang baru pertama kali di lakukan oleh RSGM Soelastri ini dengan kebijakan yang baru. Semua peserta itu pasti akan mencari SKP nya karena itu ada nilainya untuk nanti mereka memperpanjang STR-nya. Nah sekarang SKP itu harus bisa link ke Plataran Sehat bisa diinput di akun Satu Sehat masing-masing peserta,” ujarnya.

Selain paparan, seminar ini juga menghadirkan sesi praktik langsung atau hands on yang akan diikuti 165 peserta.

“Kemudian untuk yang mengikuti Hands on untuk keterampilan itu ada dua sesi praktik langsung untuk menangani suatu tindakan,” ungkapnya.

Mewakili Rektor UNS, Wakil Rektor IV UMS Prof. dr. Dr. Em Sutrisna, M.Kes., membuka seminar nasional.

“Mudah-mudahan ini bukan sekali tetapi bisa menjadi CME (Continuing Medical Education) dengan melakukan di klinik praktik masing-masing, puskesmas, atau tempat praktik lainnya. Harapannya pelayanan gigi terutama wilayah dan region Indonesia bisa optimal,” pungkasnya.