SOLO, MettaNEWS – Wali Kota Solo Respati Ardi mengajak Rotary Clubs of Solo Area terlibat dalam berbagai program strategis Pemerintah Kota Solo, khususnya mendukung visi Solo sebagai kota wellness atau kota kebugaran pada tahun 2030.
Ajakan tersebut disampaikan Wali Kota Respati saat menghadiri acara Board Change Over (BCO) atau serah terima jabatan Rotary Clubs of Solo di Pose In Hotel, Solo, Kamis (18/6/2026).
Dalam kesempatan itu, Respati memaparkan arah pembangunan Kota Solo yang kini fokus mengembangkan wellness tourism atau wisata kebugaran sebagai penggerak ekonomi kreatif dan investasi daerah.
Respati mengatakan, Pemkot Solo tahun ini telah menyiapkan dua agenda besar untuk mengangkat potensi wellness tourism, yakni Festival Suaraga di Taman Balekambang pada 4–5 Juli 2026 dan event Sedaya (Seni dan Budaya) pada akhir tahun 2026.
“Tujuannya untuk mengangkat potensi wellness tourism sehingga investor masuk ke Solo,” kata Respati.
Ia menilai sektor wellness tourism memiliki peluang besar menciptakan lapangan kerja baru, terutama di bidang ekonomi kreatif dan jasa. Karena itu, Respati mengajak anggota Rotary yang sebagian besar berasal dari kalangan pengusaha untuk ikut mendukung pembangunan kota.
Selain pengembangan wisata kebugaran, Respati juga menyiapkan program beautifikasi kota dengan mempercantik flyover dan median jalan menggunakan tanaman dan bunga warna-warni.
“Kami punya konsep beautifikasi flyover yang ada di Kota Solo. Saya ingin Solo ini penuh dengan bunga, penuh dengan harmoni, penuh dengan warna,” tuturnya.

Menurut Respati, sejumlah fasilitas tanaman hibah dari Rotary sebelumnya sempat mengalami kerusakan akibat kerusuhan pada Agustus 2025 lalu. Karena itu, ia berharap Rotary kembali terlibat dalam penataan kota sekaligus memberikan masukan terkait konsep warna dan estetika ruang publik.
Respati juga meminta Rotary aktif menyebarkan narasi positif mengenai Kota Solo melalui berbagai program sosial dan ruang digital.
“Silakan ceritakan kebaikan-kebaikan yang dilakukan Rotary. Rotary tidak pernah berhenti membuat kebaikan di Kota Solo,” katanya.
Sementara itu, District Governor Elect Rotary 3420 Wayan Tur mengapresiasi ajakan kolaborasi dari Pemerintah Kota Solo. Menurutnya, kerja sama antara Rotary dan Pemkot Solo sebenarnya telah berjalan sejak lama dan kini kembali diperkuat.
“Saya sangat mengapresiasi Wali Kota Solo yang sudah menawarkan Rotary untuk melakukan kerja sama dan kolaborasi yang dulu juga sudah pernah kami lakukan,” ujarnya.
Ia berharap sinergi tersebut dapat terus berlanjut dalam mendukung berbagai program sosial dan pembangunan kota.
Dalam acara tersebut juga dilakukan pergantian kepemimpinan sejumlah Rotary Club di wilayah Solo Raya. Lia Taufiq resmi menjabat President Rotary Club of Solo Kartini menggantikan Naomi Anik. Astri Enggarsari menjadi President Rotary of Solo Raya menggantikan KGPH Adipati Panembahan Dipokusumo.
Kemudian Marcelina menjabat President Rotary Club of Solo Sriwedari menggantikan Martin Hadinugroho, sementara Ulil Yulianto kembali dipercaya menjadi Presiden Satelite Club of Solo Kartini Berseri. Nabeel Muhammad Alimudin juga resmi menjabat President Rotary Club of Solo Pakarti menggantikan Suryo Bramasto.
Rotary Club dikenal sebagai salah satu organisasi pengabdian masyarakat terbesar dan tertua di dunia yang berfokus pada tujuh bidang utama, meliputi pendidikan, kesehatan ibu dan anak, ekonomi dan bisnis, pencegahan penyakit, lingkungan, perdamaian, serta air dan sanitasi.









