Jurnalistik hingga Robotik Jadi Favorit, SD Muhammadiyah 1 Solo Perkuat Profil Pelajar Berkemajuan

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – SD Muhammadiyah 1 Solo resmi meluncurkan berbagai program ekstrakurikuler (eskul) untuk Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai bagian dari upaya mencetak generasi berkemajuan yang unggul dalam akademik, teknologi, karakter, dan kepemimpinan.

Peluncuran program yang digelar pada Selasa (4/8/2026) tersebut menjadi langkah strategis sekolah dalam mewujudkan visi melahirkan peserta didik yang bertakwa, berakhlak mulia, bernalar kritis, kreatif, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), berwawasan global, serta peduli terhadap lingkungan.

Kepala SD Muhammadiyah 1 Solo, Sri Sayekti, mengatakan seluruh program ekstrakurikuler disusun berdasarkan 10 misi utama sekolah yang menitikberatkan pada penguatan karakter Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, penguasaan teknologi digital, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), hingga pelestarian budaya lokal.

“Melalui kegiatan ekstrakurikuler ini, kami ingin memfasilitasi setiap minat dan bakat siswa agar berkembang secara optimal sesuai Profil Pelajar Berkemajuan. Pembelajaran dipadukan dengan penguasaan IPTEK, bahasa asing seperti Inggris dan Arab, serta pembentukan karakter Islami dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Sri Sayekti.

Antusiasme siswa terhadap program tersebut pun sangat tinggi. Berdasarkan rekapitulasi pendaftaran, kegiatan Lukis dan Mewarnai menjadi ekstrakurikuler paling diminati pada jadwal Kamis dengan jumlah 151 peserta.

Di posisi berikutnya terdapat Bulutangkis yang diikuti 97 siswa, Tata Boga sebanyak 85 siswa, serta Public Speaking untuk kelas rendah dengan 64 peserta.

Tak hanya kegiatan seni dan olahraga, ekstrakurikuler berbasis teknologi juga mendapat sambutan positif. Robotik diikuti 48 siswa, Kewirausahaan 47 siswa, Karawitan 34 siswa, Tari 32 siswa, Speech and Debate 26 siswa, hingga Sepak Bola Putri yang turut menarik minat peserta didik.

Sementara pada jadwal Jumat, Jurnalistik Cilik menjadi kegiatan favorit dengan 77 peserta. Disusul Futsal sebanyak 64 siswa, Dokter Kecil 56 siswa, serta Olimpiade IPA yang diikuti 50 siswa.

Berbagai kegiatan lain seperti Olimpiade Bahasa Inggris, Basket, Olimpiade Matematika, Paskibra, Tilawah, Anyam, Karate, hingga Musik Instrumen juga disiapkan sebagai wadah pengembangan potensi siswa sesuai bakat dan minat masing-masing.

Sri Sayekti menjelaskan, seluruh kegiatan ekstrakurikuler akan dibimbing oleh pelatih dan pembina yang kompeten di bidangnya sehingga mampu memberikan pembinaan secara maksimal.

Menurutnya, keberagaman pilihan ekstrakurikuler menjadi bagian dari komitmen sekolah yang kini telah berusia 91 tahun untuk terus menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

“Kami ingin setiap anak memiliki ruang untuk berkembang, baik di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, maupun kepemimpinan. Semua potensi harus mendapat kesempatan untuk tumbuh,” jelasnya.

Ia menambahkan, penguasaan teknologi seperti coding, robotik, hingga kecerdasan artifisial menjadi bekal penting bagi peserta didik dalam menghadapi tantangan masa depan. Namun, kemampuan tersebut harus diimbangi dengan karakter yang kuat dan akhlak yang mulia.

Karena itu, sekolah terus menanamkan budaya belajar yang berorientasi pada keseimbangan antara prestasi, spiritualitas, dan kepedulian sosial.

“Kami selalu menanamkan semboyan Belajar dengan Iman, Berprestasi dengan Ilmu, Berkarakter dengan Akhlak. Semangat ini menjadi fondasi untuk mencetak calon pemimpin masa depan yang cerdas, religius, sehat, kreatif, dan mampu bersaing di tingkat global,” pungkas Sri Sayekti.