SOLO, MettaNEWS – Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) PD Solo menggelar Rapat Pleno Rutin Bulanan sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (24/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Resto Royal Pringsewu, Jalan Adi Sucipto, Solo, tersebut dikemas dengan suasana penuh kebersamaan melalui berbagai lomba bernuansa merah putih.
Rapat pleno menjadi agenda penting bagi IPEMI PD Solo untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja, memperkuat kekompakan anggota, sekaligus membahas berbagai peluang pengembangan usaha bagi para pengusaha muslimah.
Wakil Ketua IPEMI PD Solo, Mini Mudofi, mengatakan kegiatan pleno tidak hanya menjadi forum evaluasi organisasi, tetapi juga momentum untuk menjaga semangat kebersamaan dan nasionalisme para anggota.
“Hari ini kita acara Pleno rutin bulanan setiap bulan sekali sekaligus merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Merayakannya dengan mengadakan lomba-lomba yang kreatif, spontanitas saja yang penting kita jiwa kemerdekaannya muncul selalu terbina terus semangat kemerdekaan,” ujar Mini.
Menurutnya, dalam rapat pleno dibahas mengenai kekompakan anggota, evaluasi program yang telah berjalan, serta sejumlah program yang masih belum terealisasi.
“Dalam rapat Pleno yang kita bahas kekompakan anggota dan program-program ini yang sudah dijalankan dan yang belum dijalankan. Kita berusaha untuk menindaklanjuti program-program IPEMI yang belum terealisasi akan segera kita laksanakan sebaik mungkin,” katanya.

Tidak hanya evaluasi internal, pleno kali ini juga membawa kabar positif terkait peluang produk anggota IPEMI PD Solo masuk pasar ekspor Eropa. Mini mengungkapkan, sejumlah produk anggota telah mengikuti proses kurasi produk yang dilaksanakan di Semarang untuk peluang ekspor, khususnya ke Belgia.
“Alhamdulillah kebetulan ada dua produk kita dari anggota kita yang masuk. Itu dari Bu Annisa produknya tas-tas etnik dan Bu Susi dengan produk batik,” ungkapnya.
Mini berharap forum pleno dapat terus menjadi ruang untuk mempererat hubungan antaranggota sekaligus mendorong pemberdayaan perempuan muslimah melalui pengembangan usaha.
“Harapannya setiap Pleno tiga bulan itu kita jalin kekompakan antara anggota, tentang pemberdayaan perempuan muslimah terutama, tentang produk-produk. Pokoknya yang bisa untuk memajukan terutama perekonomian bagi anggota kita. Saling tukar usaha, saling tukar pengalaman ya untuk kemajuan kita semua para anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya,” tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris IPEMI PD Solo, Alin, menjelaskan bahwa rapat pleno juga menjadi sarana evaluasi terhadap sembilan program kerja IPEMI. Dari sembilan program tersebut, tujuh di antaranya telah terlaksana, sedangkan dua program lainnya ditargetkan berjalan hingga Desember mendatang.
“Hari ini Rapat Pleno pembahasan rutin sembilan program IPEMI. Kemudian yang sudah dilaksanakan sudah berapa dan yang belum berapa. Dari sembilan itu tujuh sudah dilaksanakan, kurang dua poin, jadi kita sampai Desember,” jelas Alin.
Dua program yang masih menjadi perhatian tersebut berkaitan dengan generasi Z dan kartu anggota. Khusus program generasi Z, IPEMI PD Solo ingin memberikan ruang edukasi bagi anak-anak muda yang membutuhkan pendampingan agar lebih siap menghadapi berbagai tantangan.
“Generasi Z itu saat ini banyak sekali generasi anak muda yang baru, yang strawberry, kelihatan cantik tapi dalamnya lembek kayak gitu. Nah kita ingin bekerja sama dengan dinas, itu nanti kita bisa juga kalau sekolahan-sekolahan atau mungkin putra-putrinya yang merasa bermasalah, nah kita nanti bisa mengumpulkan mereka diberikan edukasi,” terang Alin.
Suasana pleno semakin meriah karena bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Para anggota mengenakan busana bernuansa merah putih dan mengikuti sejumlah perlombaan, termasuk lomba best dress serta permainan secara berkelompok.
“Untuk khusus bulan Agustus karena kita hari merdeka ya, jadi kita identik dengan hari merdeka memakai kostum yang merah putih, ada lomba best dress kemudian ada lomba-lomba yang meriah itu dan juga ada lomba-lomba per kelompok juga berkelompok supaya kita lebih guyup lagi,” kata Alin.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut sengaja dibuat agar seluruh anggota merasa memiliki IPEMI dan dapat menikmati kebersamaan tanpa memandang posisi dalam organisasi.
“Jadi biar semuanya itu merasakan bahwa IPEMI itu adalah milik mereka dan semuanya juga dapat hadiah otomatis yang hadir,” ujarnya.
Alin berharap para anggota semakin aktif menyampaikan ide, berinisiatif, serta bersemangat mengikuti kegiatan organisasi. Ia juga mengajak perempuan pengusaha yang belum bergabung untuk menjadi bagian dari IPEMI PD Solo.
“Harapannya para anggota IPEMI PD Solo lebih berinisiatif lagi, bergairah lagi, bersemangat lagi memberikan ide-idenya juga dan untuk hadir juga akan lebih banyak lagi. Dan berharap teman-teman yang belum menjadi anggota IPEMI bisa masuk menjadi anggota IPEMI,” katanya.

Humas IPEMI PD Solo, Suryani, menambahkan bahwa Rapat Pleno Agustus sengaja dipadukan dengan perayaan HUT ke-81 RI untuk membangun suasana yang lebih hangat dan memperkuat persaudaraan antaranggota.
“Rapat Pleno Agustus bersamaan dengan HUT RI ke-81 tahun. Semangat semua pengurus dan anggota dalam memeriahkan kemerdekaan dengan berbagai lomba. Hal ini bertujuan untuk lebih mempererat persaudaraan, kebersamaan, kompak. Dan semua antusias,” ujar Suryani.
Suryani juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota IPEMI PD Solo yang terus mendukung berbagai kegiatan organisasi.
“Dan tidak lupa saya ucapkan terima kasih untuk Ketua Umum IPEMI PD Solo Ibu Atik Puji Lestari, Waketum Ibu Mini dan Bunda Alin serta bunda-bunda pengurus dan semua anggota IPEMI PD Solo. Bersama Kita Pasti Bisa,” pungkasnya.
Melalui pleno rutin dan kegiatan kebersamaan tersebut, IPEMI PD Solo tidak hanya memperkuat organisasi dari sisi internal, tetapi juga berupaya membuka ruang lebih luas bagi pemberdayaan perempuan, pengembangan produk UMKM, hingga peluang ekspor. Semangat kemerdekaan pun diharapkan menjadi energi baru bagi para anggota untuk terus berkarya dan menggerakkan perekonomian masyarakat.












