SOLO, MettaNEWS – PT Pertamina (Persero) turut berpartisipasi menyukseskan program mudik gratis pada lebaran 1443 H. Bersama Kementerian BUMN, program yang bertajuk Mudik Aman Mudik Sehat Bersama BUMN 2022 ini menyediakan 40 bus dengan pilihan 10 rute tujuan.
Total 1.600 pemudik pada Rabu (27/4) malam telah berangkat dari Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta menuju kota tujuan, salah satunya Kota Solo. Untuk wilayah Solo, kedatangan pertama bus tersebut sampai di Terminal Tirtonadi sejak pukul 19.00 WIB.
Kepala Terminal Tirtonadi Solo, Joko Sutriyanto, mengatakan program mudik gratis dari Pertamina dan BUMN berakhir pada pukul 22.00 WIB.
“Pertamina gabung dengan BUMN sudah sejak tadi sore. Datang, bongkar, keluar,” ucap Joko.
Para pemudik dari program ini dikatakan Joko ada yang berisitirahat di terminal untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke daerah masing-masing di area Solo dan sekitarnya.
“Masih ada beberapa penumpang yang menunggu tidur disini. Malah pingin istirahat dulu, pagi baru melanjutkan perjalanan ke wilayahnya masing-masing,”tutur Joko saat ditemui di Terminal Tirtonadi, Rabu (27/2/2022).
Untuk menyambut kedatangan pemudik di Terminal Tirtonadi, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan.
“Kami siapkan dari awal untuk pengalaman mudik gratis sepeda motor maupun orang itu kan sebelum pandemi di tahun 2017, 2018 dan 2019 itu kita pernah melakukan mudik gratis seperti ini. Kita persiapkan hampir seperti skenario,” tambahnya.
Untuk lebaran tahun ini mudik kembali diperbolehkan pemerintah namun dengan syarat.
“Untuk tahun ini kan mudik yang orang kan bersyarat. Harus vaksin booster dan sebagainya, kita fasilitasi disini. Bilamana terjadi satu dua, khsusunya yang reguler, kita siapkan untul vaksin booster disini,” sebut Joko.
Untuk program mudik gratis, Joko menyakini bahwa sudah dilakukan verifikasi dan screening dari tempat pemberangkatan GBK, Jakarta.
“Yang memenuhi persyaratan orang Mudik Sehat, Mudik Aman. Puasa, mudik dua tabun akhirnya pemerintah hadir memberikan kelonggaran masyarakat mudik dengan syarat. Kita lakukan apa yang diminta syarat itu, kita fasilitasi kedatangan atau menerima mudik di Terminal Tirtonadi,” sebutnya.
Telah mempersiapkan gerai vaksin booster dan antigen, Joko menyebut hal ini merupakan bentuk layanan kepada masyarakat. Dengan harapan penumpang tidak direpotkan untuk melakukan vaksinasi.
“Dari perjalanan capek sampai terminal jangan direpotkan dengan vaksinasi maupun antigen. Maka dari itu di terminal kami fasilitasi di dalem. Kerjasama Pemerintah Kota (Pemkot) dalam arti Dinas Kesehatan (Dinkes) Solo,” pungkasnya.
Sementara itu, salah satu pemudik dari Tanah Abang, Jakarta dengan tujuan Jumapolo, Karanganyar, Nanik Sunarmi mengaku bersyukur atas program mudik gratis dari PT Pertamina dan BUMN.
“Program mudik gratis ini sangat memebantu. Ini saya berdua mudiknya. Mau berapa aja bisa sebenarnya,” ucap Nanik.
Perjalanan dari GBK Jakarata menuju Solo disebutkan Nanik ramai lancar.
Hal berbeda diungkapkan Suhardi, pemudik dengan tujuan Sangiran, Solo menyebut, perjalanan sempat terhambat dengan adanya macet di daerah Cirebon.
“Nggak tahu apa penyebabnya, tapi macet lumayan lama. Setelah itu perjalanan lancar, aman nyaman,” ucap Suhardi.
Membawa lima anggota keluarga dalam program mudik kali ini, Suhardi yang juga merupakan pekerja di PT Pertamina mengatakan untuk balik lebaran ke Jakarta akan menggunakan armada mandiri.
“Nanti pas baliknya kami sendiri. Kalau Pertamina cuman sejalan pas mudik. Kita nggak ada infonya kalau untuk yang balik. Nanti rencananya balik tanggal 9 karena kan kerja,” tutupnya.







