Prodi Terfavorit, DKV ISI Surakarta Buka Kuota Terbanyak di Jalur SNBP 2026

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Prodi DKV  Institut Seni Indonesia Surakarta pada Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026, Prodi DKV membuka daya tampung terbanyak, yakni 72 kursi. Ini menjadi program studi dengan kuota tertinggi dibandingkan prodi lain, baik jenjang S1 maupun D4 di ISI Surakarta.

Tingginya daya tampung tersebut sejalan dengan reputasi DKV sebagai salah satu prodi terfavorit dengan jumlah peminat yang konsisten meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Minat calon mahasiswa yang tinggi ini juga ditopang oleh berbagai capaian prestasi mahasiswa DKV, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Beragam prestasi tersebut lahir dari iklim pembelajaran yang aktif dan program-program tingkat prodi yang dirancang untuk mendukung minat serta bakat mahasiswa. Melalui kegiatan kompetisi, pameran, hingga kolaborasi lintas disiplin, mahasiswa DKV ISI Surakarta didorong untuk berprestasi di level lokal, nasional, bahkan internasional.

Bagi calon pendaftar yang ingin melanjutkan studi di perguruan tinggi seni di Jawa Tengah ini, jalur SNBP 2026 menjadi salah satu pilihan utama. ISI Surakarta telah mengumumkan daya tampung SNBP 2026 untuk seluruh prodi, mulai dari jenjang S1 hingga D4, yang informasinya dapat diakses melalui akun Instagram resmi kampus.
Selain DKV, sejumlah prodi lain juga membuka daya tampung cukup besar, di antaranya S1 Film dan Televisi (60), S1 Tari (52), serta S1 Fotografi (48).

Sementara itu, beberapa prodi dengan kuota lebih kecil tetap menawarkan kekhasan keilmuan seni yang menjadi ciri ISI Surakarta, seperti Seni Pedalangan, Teater, hingga Koreografi Inkuiri.

Sebagai kampus seni, ISI Surakarta juga menerapkan ketentuan portofolio bagi sejumlah prodi pada jalur SNBP 2026. Prodi-prodi berbasis seni pertunjukan, seni rupa, desain, kriya, film, dan fotografi mewajibkan portofolio sesuai rumpun masing-masing. Sementara itu, beberapa prodi lain seperti Bisnis Musik, Tata Kelola Seni, dan Destinasi Pariwisata dapat diakses tanpa portofolio.

Kepala Program Studi DKV ISI Surakarta, M Harun Rosyid Ridlo, berharap jalur SNBP 2026 dapat menjaring calon mahasiswa yang sesuai dengan kompetensi dasar bidang desain komunikasi visual.

“Melalui jalur SNBP, kami berharap mendapatkan mahasiswa yang tepat secara kompetensi, sehingga proses perkuliahan dapat berjalan lancar dan mahasiswa mampu lulus tepat waktu,” ujarnya.

Dengan daya tampung terbesar dan rekam jejak prestasi yang terus bertumbuh, Prodi DKV ISI Surakarta kian mengukuhkan diri sebagai magnet bagi talenta muda kreatif dari berbagai daerah.