Polisi Tangkap Pelaku Utama Pengeroyokan Prajurit TNI hingga Tewas

oleh
oleh
penangkapan penjahat
Ilustrasi | MettaNews

JAKARTA, MettaNEWS  – Polisi menangkap Baharuddin, pria yang menusuk anggota TNI AD, Pratu Sahdi (20) hingga tewas di Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara pekan lalu. Dalam kasus pengeroyokan itu, tiga tersangka masih buron, sedangkan tersangka seluruhnya enam orang.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran dalam siaran pers, Rabu (19/1/2022) menyebut jajarannya telah menangkap Baharuddin yang disebut sebagai tersangka utama. Dia yang menusuk Pratu Sahdi dengan pisau sangkur sebanyak dua kali, sehingga anggota Yonif Raider 303/Setia Sampai Mati di Garut, Jawa Barat itu menghembuskan napas terakhirnya.

Direktur Reskrim Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat menyebut, seluruh tersangka warga sipil. Pengeroyokan berujung maut itu, dipicu oleh kesalahpahaman, karena antara korban dan tersangka tidak pernah bertemu dan bermasalah sebelumnya.

“Diawali para pelaku menggunakan dua motor, mendatangi TKP dan bertemu dengan orang-orang yang sedang nongkrong termasuk korban. Mereka bertanya apakah kamu orang Kupang, da nada saksi yang menjawab bukan. Ketika bertanya pada korban, dia tidak menjawab sehingga terjadi cekcok,”ungkapnya.

Akhirnya terjadi perkelahian tidak seimbang, korban dikeroyok dan salah satu pelaku berkaos hitam yang kemudian diidentifikasi adalah Baharuddin, menusuk korban dengan pisau sangkur sebanyak dua kali.

Tidak hanya menyebabkan kematian Pratu Sahdi, pelaku juga melukai dua warga sipil yang mencoba melerai pengeroyokan itu. Salah satu dari mereka, jarinya manisnya putus dua ruas.