PMS, TNI-Polri dan Warga Solo Gelar Patroli Damai Skala Besar Pasca Demonstrasi

oleh
Patroli damai
Patroli damai PMS, TNI-Polri dan warga Solo, Minggu (31/8/2025) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS) bersama Korem 074/Warastratama menggelar patroli skala besar bersama TNI–Polri
dan warga Solo, Minggu (31/8/2025).

Ketua Bidang IV PMS, Tanu Kismanto menyebut patroli damai ini digelar untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Surakarta pasca demo yang berlangsung Jumat lalu.

“Hari ini kita diajak oleh pihak Korem untuk melakukan patroli damai. Ini ide yang sangat luar biasa, di mana kita peduli terhadap Kota Solo, sehingga patroli damai ini sifatnya humanis mengajak untuk masyarakat Solo untuk tidak anarkis,” ujarnya.

PMS sebagai salah satu elemen masyarakat di Kota Solo ikut andil untuk menyerukan kedamaian. PMS mengajak untuk masyarakat tidak lagi anarkis dan tetap menjaga kondusivitas kota.

“Tujuannya, kita yang sudah membangun Kota Solo dengan susah payah dan jerih payah yang luar biasa juga dengan biaya dan uang rakyat Solo. Jangan sampai terjadi kerusakan-kerusakan yang nantinya kita harus membangun lagi dengan susah payah. Karena Kota Solo sudah menjadi kota yang nyaman untuk ditinggali, mari kita menjaga bersama-sama,” terangnya.

PMS
PMS bersama personel TNI-Polri melaksanakan apel di Korem 074/Warastrama Solo sebelum melaksanakan patroli damai, Minggu (31/8/2025) | MettaNEWS / Adinda Wardani

Kegiatan patroli yang menyisir sejumlah titik strategis di Kota Solo ini dipimpin oleh Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama Solo, Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira dan diikuti oleh Danbrigif 6/2 Kostrad, Kapolresta  dan Wakapolresta Surakarta, Kasrem 074/Wrt, Dandim 0735/Ska, Dandenpom IV/Ska, Lanud Adi Smo, Brimob Ska, Rumkit TK III Slamet Riyadi Ska, Dandenhub 074, Danyonif 413/BM, Para Kasirem 074/Wrt, Ketua PMS dan Ketua FKPPI Surakarta serta Relawan Rescue.

Danrem Korem 074/Warastratama, Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira menyampaikan imbauan untuk masyarakat Solo untuk kembali menjaga kedamaian dan ketentraman.

“Jangan mudah terpengaruh fitnah dan berita hoax yang memprovokasi untuk memecah belah persatuan. Jangan pernah bertindak anarkis karena kitalah yang akan rugi sendiri,” ujar Danrem.

Danrem menegaskan bahwa semua yang ada di Surakarta ini dibangun dengan biaya dari masyarakat Surakarta.

“Oleh karenanya mari kita jaga dan jangan kita rusak,” pesan Danrem.

Patroli damai
Persiapan patroli damai PMS TNI-Polri di Korem 074/Warastrama Solo, Minggu (31/8/2025) | MettaNEWS / Adinda Wardani

Danrem juga menjelaskan bahwa setiap tindakan anarkis, merusak fasilitas umum, atau mengganggu keamanan akan ditindak tegas dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Mari kita tunjukkan, warga Solo adalah masyarakat yang berbudaya, cinta damai dan selalu bersatu,” pungkasnya.