PMI Solo Bantu Evakuasi dan Distribusi Makanan Siap Saji untuk Korban Banjir

oleh
PMI Solo Membantu evakuasi dan beri bantuan logistik untuk warga yang terdampak banjir Sabtu (19/11/22) | Doc : PMI Solo

SOLO, MettaNEWS – Hujan lebat yang terjadi dari kemarin Sore (18/11) hingga dinihari (19/1) di seluruh wilayah Solo mengakibatkan debit air sungai bengawan meningkat.

Dari infomasi Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kota Solo, air mulai naik ke permukiman di wilayah bantaran pukul 07.30 WIB.

Hingga per-jam 12.00 WIB posisi debit air bengawan solo masih cenderung naik. Seperti terpantau dalam https://hidrologi.bbws-bsolo.net/tma/2. Posisi pantuan Tinggi Muka Air (TMA) Bengawan Solo di Pos Pantau Jurug berada di elevasi 85,24 mdpl dengan debit 982,692 m3/detik dan kedalaman 9,01 meter (Siaga Merah).

Air saat ini sudah mulai masuk ke wilayah permukiman yang berada di bantaran sungai bengawan solo (Kelurahan Sewu dan Sangkrah).

Setidaknya dalam wilayah bantaran kelurahan Sewu yang terdampak sebanyak 119 Jiwa, 54 Laki-laki dan 65 Perempuan.

Sedangkan kelurahan Sangkrah jumlah warga pengungsi sebanyak 245 Jiwa.

Dari informasi tersebut Palang Merah Indonesia (PMI) Solo langsung bergerak cepat untuk membantu mengevaluasi warga yang terdampak. Menurut laporan PMI Solo, pihaknya langsung mendirikan Dapur Umum mandiri.

” Kita juga mendistribusikan makanan Siap Saji di Keseluruhan Sewu. Dan dapur umum di kedua kelurahan itu,” tulis laporan PMI Solo (19/11).

PMI juga menyiagakan personel untuk terus memantau kelurahan tersebut. Setidaknya ada 23 personel yang di mobilisasi diantaranya 5 staf, 3 KSR dan 15 Sibat.