Pernikahan Kaesang Erina Berkonsep Pesta Rakyat, Ada 9 Panggung Festival untuk Publik

oleh
Kaesang erina
Kaesang dan Erina ngunduh mantu di Pura Mangkunegaran Solo | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Pernikahan putra bungsu Presiden RI, Kaesang Pangarep dengan kekasihnya, Erina Gudono disebut-sebut akan berkonsep pesta rakyat. Hal ini dikatakan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang tengah meninjau lokasi ngunduh mantu putra presiden tersebut di Pura Mangkunegaran Solo.

“Ada dua persiapan yang harus dipastikan, satu nanti ada kegiatan yang terbuka untuk masyarakat di mana ada festival kecil hiburan untuk masyarakat. Yang kedua kita harus benar-benar jaga persiapan ini supaya semuanya baik,” terang Erick kepada awak media, Minggu (20/11/2022).

Erick menyebut persiapan ngunduh mantu di Pura Mangkunegaran berjalan baik. Hal ini tidak terlepas dari dukungan Pimpinan Mangkunegaran, KGPAA Mangkunegara X.

“Alhamdulillah persiapan dari Mangkunegeran yang dipimpin Kanjeng Gusti saya rasa sudah sangat prima tinggal nanti kita perbaiki hal-hal kecil yang kita cek,” tambahnya.

Pihaknya memastikan antara perputaran tamu undangan dengan masyarakat diatur dengan baik. Sehingga nantinya konsep pesta rakyat dan acara sakral kenegaraan ini dapat berjalan sukses.

“Tamu dan masyarakat semua ikut serta dalam kebaikan. Jangan sampai ada acara besar tapi malah menyulitkan masyarakat kami justru ingin bersatu dengan masyarakat. Itu yang pasti,” ujarnya.

Erick menyebut pesta rakyat ini dikemas dalam sebuah festival. Ada 9 panggung yang dipersiapkan bagi masyarakat Solo dan sekitarnya saat pernikahan putra terakhir Presiden RI Joko Widodo itu berlangsung di Solo.

“Ada festival-festival kecil-kecilan 9 panggung buat masyarakat jadi kemeriahan itu dirasakan oleh masyarakat Solo karena bapak kan memang sebelumnya di sini. Ya pesta rakyat,” bebernya.

KGPAA Mangkunegara X mengatakan siap mendukung secara maksimal gelaran pernikahan putra orang nomor 1 di Indonesia tersebut sesuai adat istiadat Mangkunegaran.

“Kita support salah satu acara kenegaraan, apa yang bisa kami support sebaik-baiknya tentu dengan menjaga pakem-pakem yang berlaku di Mangkunegaran,” katanya.

Pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut titik lokasi Pura Mangkunegaran yang akan dipilih.

Pihaknya menyebut tidak ada pemugaran jelang pernikahan Kaesang dan Erina. Sedang perbaikan-perbaikan yang dilakukan sejauh ini merupakan bentuk dari pemeliharan bangunan aset Mangkunegaran.

“Mboten (tidak) ada pemugaran, kami support apa yang kami bisa dan kondisinya memang masih cukup baik. Yang tembok ini baguan dari merawat apa yang ada di Mangkunegaran yang dilakukan saya maupun abdi dalem tentu salah satu aspeknya yang kita pelihara adalah bangunan,” tukasnya.