Peringati World Pharmacist Day, FIB Gelar “Bakti Profesi Apoteker untuk Negeri” Bareng Warga Solo

oleh
Apoteker
Organisasi Profesi Apoteker Farmasis Indonesia Bersatu (FIB) bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta dan BPOM Surakarta menggelar kegiatan sosial bertajuk "Bakti Profesi Apoteker untuk Negeri" di Dukuh Ngadisono, Kelurahan Joglo, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Selasa (15/10/2024) | Dok. FIB

SOLO, MettaNEWS – Dalam rangka memperingati World Pharmacist Day,  Organisasi Profesi Apoteker Farmasis Indonesia Bersatu (FIB) bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta dan BPOM Surakarta
menggelar kegiatan sosial bertajuk “Bakti Profesi Apoteker untuk Negeri”.

Kegiatan ini digelar di Dukuh Ngadisono, Kelurahan Joglo, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo dengan dihadiri oleh warga dari berbagai RT di wilayah tersebut pada Selasa (15/10/2024).

Kegiatan sosial ini terdiri dari sosialisasi praktik apoteker, ketepatan obat, dan cara pembuangan sampah obat. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya penggunaan obat yang benar dan aman.

Dalam kesempatan itu, salah satu warga RT 03 RW 01, Sri Rahayu mengajukan pertanyaan mengenai konsumsi obat hipertensi.

“Apakah obat hipertensi harus dikonsumsi seumur hidup?” tanyanya.

Apoteker Rizqi, yang praktik di Apotek MTA Surakarta, menjelaskan bahwa obat hipertensi memang perlu dikonsumsi secara teratur untuk menjaga kestabilan tekanan darah.

“Hal ini penting agar pasien tetap sehat dalam beraktivitas dan mencegah komplikasi serius, seperti stroke atau penyakit jantung di masa depan,” ujarnya.

Selain memberikan penjelasan, para apoteker juga membagikan brosur yang berisi informasi tentang praktik apoteker, pentingnya ketepatan obat, dan cara pembuangan sampah obat yang benar.

Presidium FIB Surakarta, apt. Gito Wisanggeni, S.Si, yang praktik di Apotek Gunung Jati, menekankan pentingnya masyarakat mendapatkan obat melalui saluran yang benar.

“Untuk keperluan obat, pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan apoteker. Jadi, para warga ketika ke apotek tidak hanya sekadar membeli obat, tapi rubahlah ke apotek untuk ketemu apotekernya pada jam praktik. Agar obatnya tepat,” tegasnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan meriah dari masyarakat RT 03 RW 01, RT 02 RW 02, RT 04 RW 02 Dukuh Ngadisono, Kelurahan Joglo, Kecamatan Banjarsari, Solo.

Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya ketepatan obat serta peningkatan kesadaran masyarakat untuk bertemu apoteker praktik dalam ketepatan obat untuk upaya kesehatan yang optimal.