SEMARANG, MettaNEWS – Rescuer Basarnas dari Kantor SAR Semarang, berhasil menyelamatkan 12 awak kapal dalam kondisi kritis di perairan Semarang, Sabtu (24/12/2022) dini hari. Sebuah aksi heroik dan berbahaya, perahu penyelamat SAR sempat kandas diterjang ombak setinggi 3-4 meter.
“Sejak sore kami memantau, ada kapal yang buang sauh karena kerusakan mesin, tapi kemudian kandas di dam laut karena terhempas ombak besar. Di dekat kapal itu juga ada kapal lain yang kandas, dijaga seorang awak,” tutur Maheri Apriyanto, anggota Kantor SAR Semarang.
Kapal Cahaya Harapan Hati, berjenis LCT dengan panjang 40 meter dan bobot 365 Gross Ton. Kapal tersebut tanpa muatan, diawaki 9 orang termasuk seorang perempuan dan dua orang mekanik. Mereka dalam pelayaran dari Surabaya ke Jakarta, namun mengalami kerusakan mesin sehingga buang sauh di perairan Semarang, tidak jauh dari dam laut sejak Jumat (23/12) siang.
“Sejak sore pihak Pelabuhan sudah menawarkan menarik kapal itu ke tempat aman dengan tug boat, namun awak kapal masih bertahan. Baru malam hari, setelah kondisi kapal bocor dan cuaca semakin buruk, mereka minta bantuan evakuasi,” ujar Maheri via telepon.
Sekitar tengah malam, satu Kantor SAR Semarang mengerahkan perahu RIB, yakni perahu karet berlunas keras dengan sepasang mesin masing-masing berkekuatan 250 tenaga kuda.
Namun, pada upaya evakuasi pertama sempat gagal. Salah satu mesin mengalami gangguan, sehingga kapal terseret arus dan kandas di dam laut. Terpaksa misi penyelamatan ditarik kembali ke pangkalan.
“Saat itu posisi saya masih di Solo, segera berangkat ke Semarang untuk menggantikan operator RIB. Alhamdulillah, saya hati-hati mendekati kapal, tapi tidak bisa merapat karena ombak terlalu besar. Namun setelah beberapa kali mencoba maka bisa kami berhasil melemparkan tali ke kapal Cahaya Harapan Hati,” ujarnya.
Dengan situasi seperti itu, menurut Maheri tidak ada cara lain. Satu persatu awak kapal diikat dengan tali, lalu terjun ke laut dan ditarik ke perahu penyelamat. Maka 11 awak plus satu orang penjaga kapal lain yang juga kandas, bisa dievakuasi dengan selamat.
Upaya itu makan waktu satu jam lebih, sehingga sekitar pukul 4.30 semua awak kapal diselamatkan dan dievakuasi ke pelabuhan Semarang.
“Dengan berhasilnya evakuasi maka operasi SAR dinyatakan selesai dan tim SAR gabungan kembali kesatuannya masing- masing,” tutup Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto.







