Perbaikan Dua Jembatan Berbarengan, Oktober-November Lalu Lintas Kota Solo Ruwet

oleh
Jembatan Jurug
Beberapa kendaraan melewati Jembatan Jurug B di atas Sungai Bengawan Solo, Jebres, Rabu (29/6/2022) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Dua proyek perbaikan jembatan yang digelar bersamaan akan membuat arus lalu lintas di dalam Kota Solo terganggu kelancarannya. Kedua proyek itu perbaikan Jembatan Jurug B dan Jembatan Mojo yang melintang di sungai Bengawan Solo. Pekerjaan 2 jembatan penghubung Kota Solo akan beririsan, di bulan Oktober – November 2022.

Jembatan Jurug B (Solo-Karanganyar) akan dibongkar pada 18 September dan dilanjutkan pengerjaan kontruksi 6 November 2022 hingga 1 Juli 2023.

Jembatan Mojo (Solo-Sukoharjo) direncanakan akan mulai ditutup total 3 Oktober hingga 30 November 2022 untuk pekerjaan penggantian pelat baja jembatan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Solo, Taufiq Muhammad mengungkapkan, pekerjaan dua jembatan itu akan membuat kepadatan kendaraan didalam kota Solo.

“Dampaknya itu satu kota pastinya, ya mungkin yang kami akan sosialisasi kemasyarakatan untuk memilih waktu yang tepat untuk berpergian agar dapat terkontrol kepadatannya,” ungkapnya saat di temui wartawan Senin (5/9/22).

Selain itu pihak dishub juga mengimbau, selama proses pembangunan agar memanfaatkan kendaraan umum. Seperti naik angkutan umum atau pakai sepeda motor agar mobilitas tetap lancar.

Selama penutupan total kedua jembatan itu, akan diberlakukan pengalihan arus. Untuk penutupan jembatan Mojo pengendara akan dialihkan menuju jalan Ciu dan melewati akses jembatan Bacem Sukoharjo.

Selanjutnya untuk jembatan Jurug B, lalulintas akan dipindahkan ke Jembatan Jurug C yang awalnya satu arah (Karanganyar – Solo) dijadikan 2 arah dengan menggunakan separuh jalan.

“Yang bisa lewat jurug C hanya kendaraan kecil dan sepeda motor saja. Untuk kendaraan muatan besar dan Bus antar kota wajib masuk tol atau bisa lewat ringroad,” jelasnya.

“Ya intinya mohon pengertian masyarakat semuanya, saya mohon maaf kepada masyarakat rekoso (Besusah) dulu tapi kita dapet fasilitas lebih bagus, emang butuh waktu,” pungkasnya.