Pengajian Muhammadiyah di Solo Kupas Empat Resep Bahagia Bersama Alquran

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Pengajian Muslimin Muslimat yang digelar Pimpinan Ranting Muhammadiyah Kepatihan Kulon bersama Pimpinan Ranting Aisyiyah Kepatihan Kulon menghadirkan kajian bertajuk “Empat Resep Bahagia bersama Alquran” di Masjid Muhammadiyah Al Birru, Jalan Arifin 115, Solo, Sabtu (7/3). Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan buka puasa bersama jamaah.

Dalam pengajian tersebut, Dai Champions Standardisasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dwi Jatmiko, menyampaikan bahwa Alquran memberikan banyak petunjuk untuk meraih ketenangan dan kebahagiaan hidup.

Ia mencontohkan salah satu ayat dalam Al-Qur’an, yakni Surah Fatir ayat 29, yang menjelaskan tentang keutamaan orang-orang yang membaca Kitab Allah serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Dalam Alquran Surah Fatir ayat 29 disebutkan bahwa orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah akan memperoleh keberkahan. Ada lima perkara yang menjadi obat hati, yaitu membaca Alquran dan memahami maknanya, menegakkan salat malam, berkumpul dengan orang saleh, memperbanyak puasa, serta memperpanjang dzikir di malam hari,” jelasnya.

Menurutnya, di tengah kondisi kehidupan yang serba tidak menentu, seorang muslim dianjurkan untuk terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah di mana pun berada.

Ia kemudian memaparkan empat resep kebahagiaan bagi seorang muslim. Resep pertama adalah membaca Alquran, tidak sekadar melafalkan ayat-ayat suci, tetapi juga memahami dan mengamalkan pesan yang terkandung di dalamnya.

“Kedekatan dengan Alquran diyakini mampu menenangkan hati dan menjadi petunjuk dalam menghadapi berbagai persoalan hidup di era digitalisasi dan arus informasi yang begitu cepat,” kata anggota Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani PDM Solo tersebut.

Resep kedua adalah menegakkan salat dengan disiplin dan khusyuk, karena salat merupakan tiang agama yang menguatkan hubungan seorang hamba dengan Allah.

Sementara resep ketiga adalah gemar berinfak atau bersedekah, baik dalam kondisi lapang maupun sempit. Dalam Surah Fatir ayat 29 disebutkan bahwa sebagian rezeki yang diberikan Allah dianjurkan untuk dibagikan kepada sesama.

“Kebiasaan berbagi tidak hanya membantu orang lain, tetapi juga menumbuhkan rasa syukur dan kebahagiaan dalam diri, terutama dengan peduli kepada wong cilik dan kaum yang membutuhkan,” ujarnya.

Adapun resep keempat adalah memiliki keyakinan bahwa setiap amal kebaikan merupakan “perdagangan” yang tidak akan merugi.

“Artinya, setiap ibadah dan kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas akan mendapatkan balasan dari Allah SWT,” pungkasnya.

Pengajian yang diikuti jamaah dari berbagai kalangan tersebut berlangsung khidmat dan diakhiri dengan buka puasa bersama, mempererat kebersamaan warga di lingkungan Kepatihan Kulon.