Pendaftaran Bakal Caleg Ke KPU, Polresta Solo Apresiasi Kemeriahan Berjalan Tertib

oleh
Pendaftaran Bakal Caleg
Pawai menuju KPU Solo oleh salah satu partai untuk mendaftarkan Bakal Caleg Kamis (11/5/2023) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Mengantarkan pendaftaran bakal calon legislatif (Caleg) memiliki berbagai keunikan setiap daerah masing-masing. Seperti halnya Pendaftaran Bacaleg dari salah satu partai di kota Solo.

Mereka mengelar berbagai kemeriahan dalam mengantarkan Bakal Caleg menuju tempat pendaftaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo. Mulai dari penampilan kesenian hingga pawai menuju KPU.

Kapolresta Solo Kombes Pol Iwan Saktiadi mengungkapkan sangat mengapresiasi Terselenggaranya kegiatan tersebut lantaran dapat berjalan tertib dan meriah.

“Bisa saksikan bersama, masing-masing partai berusaha menampilkan citra masing-masing mengiringi para calegnya untuk mendaftar di KPU. Dari salah satu partai mengirim para calegnya untuk mendaftar dengan menampilkan kesenian tradisional tari-tarian dan lain sebagainya. Kami apresiasi karena berjalan dengan tertib meriah dengan tidak adanya gangguan terhadap ketertiban umum,” ungkap Iwan Kamis (11/5/2023).

Menurut Iwan hal seperti ini patut untuk menjadi contoh. Meski euforia untuk memeriahkan demokrasi sangat tinggi namun semua dapat berjalan dengan aman.

“Sementara kami kepolisian tentunya memberikan pelayanan pengamanan kepada siapa pun yang melaksanakan kegiatan umum. Terlebih siang hari ini (11/5/2023) peserta dari salah satu partai cukup banyak,” ungkapnya.

Dengan begitu pihak TNI Polri bergerak untuk melancarkan kegiatan. Dalam pengamanan ini Polresta Solo menerjunkan sekitar 50 personel bersama jajarannya TNI. Dengan menempatkan pada titik-titik rute yang akan dilalui.

“Kami memastikan seluruh kegiatan ini berjalan dengan lancar aman tertib dan masyarakat yang beraktifitas normal kesehariannya pun juga tidak terganggu atas kegiatan ini,” imbuhnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihak TNI-Polri akan bersikap Netral dalam menyikapi pemilu. Tidak akan berafiliasi ataupun tidak boleh terlibat dalam politik praktis.

“Tentunya arahan dari pimpinan kami sudah jelas artinya posisi kami Polri adalah aparat pemerintah yang netral. Kita adalah melaksanakan amanat undang-undang sebagai pelaksana pengamanan,” tutupnya.