SOLO, MettaNEWS – Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan perbaikan ornamen bulan Masjid Sheikh Zayed Solo tidak akan berlangsung lama. Hal ini ia katakan usai mendapat laporan bahwa ornamen pada kubah besar masjid tersebut patah akibat hujan dan angin kencang pada Minggu (29/1/2023) sore.
“Nanti ada pembenahan, santai. Ya pokoknya sambil jalan kita benerin kabeh (semua-red) pokoknya pas buka semua aman nyaman semua, masih perawatan,” kata dia, Senin (30/1/2023).
Gibran menyebut saat ini masih ada beberapa perawatan pada masjid hadiah Pangeran UEA, Mohammed bin Zayed Al Nahyan ke Presiden Jokowi tersebut. Menurutnya perbaikan ini demi keamanan dan kenyamanan masyarakat yang nantinya juga akan menggunakan fasilitas umum ini.
Selain itu, ia mengatakan hingga saat peristiwa patahnya ornamen bulan Masjid Sheikh Zayed terjadi tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut. Sebab ia tidak menerima laporan sama sekali
“Korban? nggak ada laporan apa-apa,” katanya singkat.
Sebelumnya Gibran mengatakan dirinya belum dapat memastikan kapan Masjid Sheikh Zayed tersebut akan buka untuk umum. Sebab keputusan tersebut berada di tangan Kementerian Agama Kota Solo.
“Nanti sik urusane Kemenag ya. Nak oleh buka saiki mengko awan buat Jumatan iso. Keputusannya bukan pada saya,” terang Gibran, Jumat (27/1/2023).
Usai Peristiwa Patahnya Ornamen Bulan Masjid Sheikh Zayed, Warga Minta Pembukaan Segera
Salah satu pengunjung asal Cirebon, Aam (47) menyayangkan patahnya ornamen tersebut. Terlebih Masjid Sheikh Zayed ini belum buka.
“Sangat sayang sekali ya patah tadi saya tanya kenapa bisa patah, saya pikir karena belum jadi terus ternyata kemarin pas ada angin atau petir pas hujan patah,” kata Aam.
Dengan kejadian ini Aam berharap pembukaan Masjid Zayed tidak mundur dan bisa buka untuk salat tarawih pada bulan suci Ramadan 2023.
“Ya penginnya cepat buka karena ini mirip sekali dengan yang di Mekkah Madinah. Jadi bisa mengobati kerinduan saya saya kan dulu kerja di sana. Makanya saya kangen banget pas ada peresmian itu ayo ke Solo. pengin lihat pengin masuk, tapi belum boleh. Semoga pas bulan puasa sudah buka jadi bisa buat tarawih. Mudah-mudahan cepat selesai jadi buka untuk umum untuk siapapun yang mau salat,” terangnya.
Senada, Lasmi (60) warga Cinderejo Lor, Gilingan Solo, Lasmi berharap Pemerintah Kota Solo segera turun tangan memperbaiki kerusakan ornamen masjid tersebut. Selain itu ia juga berharap agar masjid segera buka untuk umum.
“Semoga lekas buka bisa buat salat Ied ini kan masih renovasi ya sabar tapi penginnya Ramadan sudah buka. Karena saya senang sekali melihat masjid ini pemandangannya bagus,” ujar Lasmi.








