JEPARA, MettaNEWS – Seorang nelayan Jepara, Amer Khasan (33) sudah beberapa hari hilang di Laut Jawa saat bekerja mencari ikan. Beruntung dia bisa selamat setelah terkatung-katung di laut selama tiga hari, sebelum perahu nelayan lain menyelamatkannya.
Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto dalam siaran pers mengatakan, tim SAR gabungan yang terbentuk dari kejadian itu mengatakan, Amer Khasan positif dalam kondisi selamat.
Sejak Senin (19/6) sore lalu. Keluarga melaporkan, Amer yang tinggal di Dukuh Persian, Desa Jambu, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara berangkat mencari ikan melalui Tempat Pelelangan Ikan Mlonggo.
“Biasanya, melaut malam hari dan paginya pulang. Karena sudah 24 jam tidak kembali, keluarga cemas dan melapor,” papar Heru.
Kantor SAR Semarang pun merespons laporan tersebut, kemudian memerintahkan Koordinator Pos Jepara, Arum Dwi Hartanto untuk melakukan SAR. Upaya pencarian mendapatkan dukungan dari aparat dan relawan lokal, termasuk sejumlah nelayan Jepara terlibat dalam pencarian.
Dalam misi tersebut, Basarnas mengerahkan RIB (perahu karet berlunas keras) untuk menyisir perairan Jepara hingga mendekati Kepulauan Karimunjawa.
“Selanjutnya pada Kamis pagi kami menerima informasi bahwa survivor telah berhasil menyelamatkan diri. Dia tak bisa pulang karena kerusakan mesin, dan sempat terkatung-katung selama tiga hari. Beruntung ada nelayan yang menemukan dan menariknya ke daratan di Karimunjawa. Berarti dia hanyut sejauh kira-kira 40 mil laut,” papar Heru.
“Karena survivor sudah jelas ketemu dalam keadaan selamat, maka operasi SAR selesai tim yang terlibat kembali kesatuan masing – masing,” tutupnya








