KARANGANYAR, MettaNEWS – Ada pemandangan berbeda saat melintasi Terminal Karangpandan sore itu. Di sana tampak sejumlah warga etnis Tionghoa dan berbagai lintas etnis melakukan aksi sosial bagi-bagi 3.000 takjil kepada umat Muslim yang melintas.
Kegiatan yang syarat akan toleransi ini diinisiasi oleh Perkumpulan Masyarakat Karanganyar (PMK). Tak hanya takjil, mereka juga membagikan 200 sembako kepada warga yang kurang mampu dan penyandang disabilitas di wilayah Karangpandan.
Ketua PMK, Harsanto mengungkapkan kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur dengan berbagi kasih tanpa memandang perbedaan agama, ras maupun etnis.
“Kami mengisi bulan suci Ramadan ini dengan berbagi kepada saudara-saudara kita yang melaksanakan puasa. Ini adalah wujud rasa syukur. Kita sedikit berbagi kasih ke mereka-mereka,” terang Harsanto kepada Mettanews.

Kegiatan yang menunjukkan wajah toleransi ini tak hanya sekali saja ditunjukkan oleh PMK. Mereka secara rutin dari tahun ke tahun telah menggelar kegiatan serupa. Tujuannya mulia, untuk membantu sesama.
“Kami sudah biasa melaksanakan kegiatan seperti ini, berbagi takil. Terkadang kami juga bagi-bagi sembako ke pondok dan panti. Sesuai misi kami untuk masyarakat sosial,” ujar dia.
Harsanto berharap aksi sosial berbagi ini bisa lebih besar skalanya di tahun depan dengan semua lintas agama dan etnis yang berbeda.
Tentu ia juga berharap melalui aksi sosial ini, cinta kebersamaan antar sesama dapat terus tumbuh berdampingan dengan berbagai lapisan masyarakat.
“Kita sangat berharap untuk saudara-saudara lain bisa melaksanakan seperti kami ini, berbagi kepada saudara-saudara kita. Yang tentunya juga sedikit banyak membutuhkan uluran tangan kita yang diwujudkan dalam bentuk berbagi kasih tadi,”.
“Baik sembako, takjil, karena itu adalah hal yang mulia dalam tugas hidup kita. Ini akan menambah rasa kebersamaan kita dalam bermasyarakat,” kata Harsanto mengakhiri.









