Menko Perekonomian Borong Jajanan Wedangan, Wedangan Toenthoer Berpotensi Tingkatkan Perekonomian  

oleh
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mendatangi salah satu wedangan di Sentra Wedangan Demang Toenthoer dalam peresmiannya di Pasar Depok, Solo, Kamis (24/3/2022) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, Metta NEWS – Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto meresmikan Sentra Wedangan Demang Toenthoer yang terletak di Pasar Depok, Solo, Kamis (24/3/2022) malam.

Didampingi Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Meutya Viada Hafid, dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka beserta jajaran, Airlangga  memborong hidangan di 3 tempat wedangan sekaligus.

Salah satu pedagang wedangan yang terletak di sisi timur, didatangi Airlangga. Ia adalah Sularsi (40 tahun) warga Manahan, Banjarsari mengaku terkejut tiba-tiba lapaknya didatangi Menko Perekonomian yang juga langsung memborong dagangannya.

Dagangannya habis seketika, Sularsi, mengaku belum pernah berjualan wedangan sebelumnya. Sehingga hal ini menjadi momen kali pertamanya berjualan wedangan di Sentra Wedangan Demang Toenthoer, yang baru diresmikan Kamis (24/3). Sularsi menyebut sebelumnya ia hanya membantu jualan wedangan milik ibunya.

“Kaget, lha dibeli. Belum pernah (buka wedangan), tapi dulunya ikut ibu, cuma digaji harian gitu, terus akhirnya ya gini jualan sendiri, baru hari ini, perdana,” ungkap Sularsi saat ditemui di wedangannya usai acara.

Sularsi menyebut, Airlangga memborong aneka hidangan yang tersaji, seperti aneka jajanan tusukan, sate, usus, sosis, bacem, nasi kucing, dan segala macam gorengan. Di sela-sela kehadirannya di wedangan Sularsi, Airlangga sedikit berbincang-bincang memberi pesan kepada Sularsi agar usahanya berjalan lancar.

“Semoga ibu sabar, semoga sukses, lancar, laris,” tutur Sularsi menirukan Airlangga.

Sementara itu, Airlangga berharap dengan dibukanya Sentra Wedangan Demang Toenthoer ini dapat menggerakan usaha mikro kelas menengah (UMKM). 

Menurutnya, melalui Sentra Wedangan Demang Toenthoer masyarakat dapat mempunyai wadah dalam mengembangkan kewirausahaan yang akan didukung oleh pemerintah dalam perwujudan peningkatan perekonomian.

“Adanya kegiatan ini harapan kami bersama pak Wali masyarakat mempunyai wadah berkegiatan, dan juga wedangan ini membuka wirausaha baru tadi banyak diikuti oleh pedagang yang sebelumnya berdagang di tempat lain tapi banyak juga yang baru menjadi penjual. Jadi diharapkan kewirausahaan selalu didorong dan pemerintah selalu membantu, mendukung dan memfasilitasi UMKM termasuk pedagang kaki lima dan warung wedangan,” ujar Airlangga kepada awak media.

Airlangga menyebut makanan dan minuman bisa menjadi potensi yang besar untuk menggerakkan perekonomian.

“Potensinya besar, makanan minuman merupakan salah satu UMKM yang 60% nya bergerak di sini,” ucapnya.

Mempunyai kenangan khusus di Solo, Airlangga mengungkapkan hal pertama yang membuatnya rindu adalah makanan khas Solo. Selain itu, kedatangannya ke Solo sekaligus menjadi momen nyadran atau ziarah makam.

“Kenangan khusus di Solo, pertama makanannya ngangenin, yang kedua wedang rondenya, yang ketiga tentunya banyak tempat yang bisa dikunjungi, sekaligus sebelum puasa saya nyadran di Astana Oetara,” pungkasnya.