Melesat Dari Prediksi, Transaksi Penukaran Uang Baru di Solo Capai Rp 5.6 Triliun

oleh
oleh
tukar uang
Warga mengantre untuk tukar uang baru di mobil kas keliling | Metta News / Puspita

SOLO, Metta NEWS – Periode penukaran pecahan mata uang baru untuk menyambut Lebaran sudah ditutup, Kamis (28/4/2022). 

Melesat dari prediksi jumlah transaksi penukaran uang baru mencapai Rp 5.6 triliun lebih tinggi dari prediksi Bank Indonesia Solo Rp  4.9 triliun. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo, Nugroho Joko Prastowo menjelaskan pada Lebaran 2021 kemarin meskipun pandemi jumlah penukaran uang mencapai angka Rp 4.3 triliun. 

“Ini menandakan bahwa geliat ekonomi karena memang libur panjang dan boleh mudik benar-benar berdampak positif pada aktivitas ekonomi,” ujar Joko usai kegiatan sharing UMKM bersama dengan Menteri Sandiaga Uno, Jumat (28/4/2022). 

Joko mengatakan saat ini Bank Indonesia Solo tengah mempersiapkan kebutuhan uang yang disiapkan bank selama 9 hari libur. 

“Bank harus punya back up. Ini untuk antisipasi transaksi masyarakat selama Lebaran ini,” tuturnya. 

Menurut Joko geliat pertukaran dan perputaran uang di masa Lebaran ini menjadi sinyal positif untuk perbaikan ekonomi meskipun status pandemi belum dicabut menjadi endemi. 

“Dari Rp 5.6 triliun ini sebanyak Rp 3.8 triliun nya ditarik dari Bank Indonesia dan sisanya dari bank umum,” jelasnya. 

Joko melihat positif trend terjadi pada penukaran uang baru tahun ini bahkan melebihi kondisi normal sebelum pandemi. Walaupun digital lanjut Joko ternyata masyarakat tetap masih banyak menggunakan uang tunai untuk Lebaran.

“Ini positif tren di atas kondisi normal, karena kapasitas ekonominya juga naik. Tahun 2019 lalu belum pandemi sekitar Rp 4 triliun, pas pandemi tahun 2020 turun menjadi Rp 3 triliun dan naik menjadi Rp 4.3 triliun dan tahun ini Rp 5.6 triliun.