SOLO, Metta NEWS – Telah lulus uji Kominfo dengan layak operasi penyelenggara jaringan telekomunikasi per Maret 2022, KabelTelekom terus melakukan penetrasi pasar dengan menghadirkan turunan produk dengan segmen perumahan.
Lewat produk Maxnet+ yang menyasar pada pelanggan rumahan, dibawah bendera PT Lingkar Kabel Telekomunikasi, KabelTelekom menginisiasi jaringan internet ramah anak.
Pada peluncuran perubahan logo KabelTelekom, Jumat (29/4/2022) Direktur PT Lingkar Kabel Telekomunikasi Adhi Lesmana memaparkan lewat Maxnet+ orang tua tidak perlu khawatir saat anak-anaknya harus sering menggunakan internet untuk belajar online.
“Maxnet+ adalah internet yang kita inisiasi sebagai internet ramah anak. Dengan menggunakan internet kita ini anak-anak di rumah kalau pakai internet tidak perlu khawatir bisa mengakses situs yang berbahaya. Di sistem kami ada proteksi untuk akses tersebut,” jelas Adhi.
Magnet+ menyasar konsumen rumahan dengan harga yang kompetitif dan variatif. Mulai Rp185.000,-/ bulan untuk kapasitas 5 Mbps sudah bisa digunakan pada 3 perangkat secara bersamaan.
“Di Surakarta sudah memiliki beberapa titik pemasaran dan jaringan. Mulai Boyolali, Sumber, Pajang Makam Haji dan Gentan. Saat ini kami tengah melakukan perluasan untuk lokasi lebih banyak lagi,” terangnya.
Dengan target konsumen rumahan, sudah ada 250 titik rumah yang tersambung dengan KabelTelekom.
“Kapasitas yang tersedia ada 2048 sambungan. Di Sumber dan Boyolali sudah ready 200 titik yang siap digunakan. Untuk saat ini sudah ada 10 rumah di Sumber dan 20 an rumah di Boyilali yang menggunakan KabelTelekom. Paling banyak ada di Gentan dan sekitarnya,” ungkap Adhi.
Kejar target tidak hanya di Surakarta atau Indonesia, Adhi mengatakan KabelTelekom menyasar pasar global, Asean bahkan internasional.
“Perubahan logo baru berupa bola dunia ini sebagai langkah awal untuk kita go internasional,” tandasnya.
Secara nasional, lanjut Adhi lewat KabelTelekom dengan server yang berada di Jakarta telah melayani jaringan internet di beberapa kota di Indonesia dan lebih pada corporate seperti rumah sakit dan perhotelan.
“Target 2022 kita sedang siapkan jaringan 10 kilo dengan kapasitas 2048 sambungan siap pakai,” pungkasnya.








