SOLO, MettaNEWS — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN Dik) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan program pembelajaran inovatif berbasis fun learning di MTs Muhammadiyah 5 Tukulrejo, Wonogiri.
Program ini digagas untuk mengatasi kendala siswa dalam penguasaan kosakata (vocabulary), sekaligus memperbaiki pelafalan dan penulisan Bahasa Inggris. Mahasiswa KKN Dik FKIP UMS, Bilqis Malikatus Sholihah, menjelaskan bahwa pendekatan belajar sambil bermain dipilih agar siswa lebih mudah memahami materi.
“Program ini mengusung tema Alphabet dan Vocabulary: Peningkatan Kemampuan Berbahasa Inggris melalui Fun Learning dengan tiga sesi utama,” jelas Bilqis, Selasa (31/3).
Kegiatan dibagi dalam tiga tahapan. Pada sesi pertama, siswa diajak membaca dan melafalkan alfabet melalui metode bernyanyi bersama untuk menciptakan suasana belajar yang ceria. Sesi kedua diisi dengan pengenalan kosakata, di mana siswa diminta menuliskan kata-kata yang mereka ketahui guna mengukur pemahaman dasar.
Sementara itu, sesi ketiga menjadi puncak kegiatan berupa permainan kelompok. Dalam permainan ini, setiap kelompok ditantang mencari, menghafalkan, dan menuliskan kosakata berdasarkan huruf alfabet tertentu di papan tulis tanpa boleh sama dengan kelompok lain.
Bilqis berharap metode fun learning ini mampu meningkatkan motivasi siswa dalam belajar Bahasa Inggris. Menurutnya, pendekatan yang menyenangkan dapat mengubah persepsi siswa bahwa Bahasa Inggris bukanlah pelajaran yang sulit.
“Kegiatan ini menyenangkan dan mampu menumbuhkan semangat anak-anak. Mereka merasa Bahasa Inggris menjadi lebih mudah dan tidak sesulit yang dibayangkan,” tukasnya.
Program ini juga diharapkan memberikan dampak berkelanjutan terhadap efektivitas pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah tersebut.
Salah satu siswa, Aisyah, mengaku lebih bersemangat mengikuti pelajaran karena metode yang digunakan tidak membosankan dan melibatkan permainan serta kerja kelompok.
“Pembelajaran yang menyenangkan membuat saya lebih semangat belajar Bahasa Inggris,” ungkapnya.
Pihak sekolah turut memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN UMS. Perwakilan sekolah, Subiyanto, S.Pd., menyatakan bahwa pendekatan belajar sambil bermain membuat siswa lebih berani mencoba mengucapkan kosakata baru.
“Siswa merasa senang karena bisa meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris dengan cara yang mudah dan menyenangkan,” pungkasnya.








