SOLO, MettaNEWS – Maha Menteri Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Kangjeng Gusti Panembahan Agung (KGPA) Tedjowulan, memberikan tanggapan atas pelaksanaan Jumenengan SISKS PB XIV oleh pihak Gusti Purboyo pada Sabtu, 15 November 2025. Pernyataan resmi disampaikan oleh Kangjeng Pakoenegoro selaku Juru Bicara Maha Menteri KGPA Tedjowulan.
Dalam keterangannya, Juru Bicara menegaskan bahwa Maha Menteri KGPA Tedjowulan tetap berpegang teguh pada sikap serta pernyataan untuk menghormati masa berkabung 40 hari atas wafatnya SISKS Pakubuwono XIII Hangabehi. Ia menyebut bahwa upaya menjaga ketertiban dan etika adat sebenarnya telah ditegaskan oleh pemerintah pusat maupun pihak Maha Menteri.
“Maha Menteri Kangjeng Gusti Panembahan Agung Tedjowulan tetap bersiteguh pada sikap dan pernyataan untuk menghormati masa berkabung 40 hari atas wafatnya SISKS Paku Buwono XIV,” ujar Kangjeng Pakoenegoro dalam keterangan resmi, Sabtu (15/11/2025).
Ia menjelaskan, Menteri Kebudayaan Dr. Fadli Zon, M.Sc. telah menerbitkan surat imbauan tertanggal 10 November 2025 yang meminta seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu ketegangan selama masa berkabung. Imbauan tersebut ditegaskan kembali oleh Maha Menteri KGPA Tedjowulan melalui surat resmi kepada pihak Gusti Purboyo pada 14 November 2025.
“Faktanya, hari ini tetap melakukan Jumenengan. Silakan diartikan sendiri apakah ini berarti pihak Gusti Purboyo mengindahkan imbauan Pemerintah Pusat maupun Maha Menteri atau tidak,” tegasnya.








