SOLO, MettaNEWS – Terus berinovasi sebagai kampus yang ramah difabel, Universitas Sebelas Maret (UNS) melaunching UNS Inclusion Matrics.
Peresmian digelar di pelataran Danau UNS Rabu (17/8/2022) ditandai dengan penekanan tombol oleh Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS), Prof. Jamal Wiwoho. Launching UNS Inclusion Marics juga bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia (RI).
UNS Inclusion Matrics merupakan sebuah inovasi model perankingan yang dikembangkan oleh Pusat Studi Difabilitas (PSD) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNS.
“UNS Inclusion Matrics ini sebagai upaya positif untuk mengukur Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia dalam mengimplementasikan kampus ramah disabilitas. Sekaligus juga mendorong PT menuju kampus inklusif yang ramah disabilitas,” kata Prof. Jamal dalam sambutannya.
Prof. Jamal juga berharap semoga UNS dan Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia dapat semakin nyata dalam memberikan kesempatan pemenuhan hak-hak disabilitas khususnya di bidang Pendidikan Tinggi.
“Selain untuk mengukur tingkat inklusifitas di PT, UNS Inclusion Matrics juga difungsikan untuk mengeluarkan kebijakan PT terkait pendidikan inklusi, bagaimana PT membangun budaya inklusi, mewujudkan praktik pendidikan inklusi di bidang akademik, serta mengimplementasikan hal-hal yang berkaitan dengan administratif, kemahasiswaan, dan sarana prasarana yang ramah disabilitas,” lanjut Prof. Jamal.
Ucapan selamat atas launching UNS Inclusion Matrics ini juga hadir dari Ketua Dewan Profesor UNS, Prof. Suranto Tjiptowibisono, yang berharap UNS Inclusion Matrics dapat menjadi pelopor kampus inklusi di Indonesia.
“Serta dapat memberikan kontribusi bermakna dalam memberikan kesempatan bagi kaum disabilitas di Indonesia,” turur Prof. Suranto.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Muhadjir Effendy menyampaikan bahwa UNS Inclusion Matrics ini dapat meningkatkan inklusifitas di PT.
“Apresiasi yang tinggi kepada UNS yang telah menjadi pelopor lahirnya UNS Inclusion Matrics sebagai upaya PT dalam mewujudkan kampus inklusif yang ramah disabilitas,” tutur Muhadjir.
Selanjutnya Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Zainudin Amali menyampaikan bahwa launching UNS Inclusion Matrics adalah suatu hal yang luar biasa. Zainudin Amali meyakini UNS akan sukses dalam melaksanakan program UNS Inclusion Matrics ini.
“Selamat dan sukses atas launching UNS Inclusion Matrics. Semoga dari launching ini dapat menjadi trigger bagi PT lainnya untuk turut serta dalam pemenuhan hak penyandang disabilitas di Indonesia,” pungkas Zainudin Amali.








