SOLO, MettaNEWS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surakarta mengambil langkah antisipatif untuk mengatasi potensi gangguan bencana salah satunya TPS rawan banjir menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Mengingat musim hujan yang sedang berlangsung dan tingginya risiko genangan air di beberapa wilayah di Solo, KPU telah mengidentifikasi sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berpotensi terdampak banjir.
Ketua KPU Kota Surakarta Yustinus Arya Artheswara menyampaikan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surakarta dan pihak terkait untuk memetakan wilayah-wilayah rawan banjir.
“Kami telah mengidentifikasi beberapa TPS yang berada di area rentan banjir, seperti di daerah bantaran sungai dan kawasan cekungan. Seperti Gandekan, Mojosongo dan Jebres yang masih potensi rawan bencana banjir. Langkah mitigasi telah kami siapkan,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi TPS rawan banjir, Arya mengatakan untuk TPS yang berlokasi di daerah rawan banjir akan dipindahkan ke tempat yang lebih aman. Pemindahan ini dilakukan dengan mempertimbangkan aksesibilitas pemilih agar tetap mudah dijangkau.
“Ada 2 TPS di Gandekan yang kami waspadi. Yakni TPS 3 PAUD – TK GARUDA dan TPS 4 Taman Cerdas Gandekan Jika terjadi banjir pindah ke SD Negri Gandekan ( memakai 2 ruang kelas). Sedangkan Mojosongo TPS 75 Rw 36 ( jika hujan deras kadang terjadi banjir berpindah ke rumah warga yang lebih tinggi dalam satu RW ). Untuk TPS di Jebres yang berpotensi terdampak banjir luapan Sungai Bengawan Solo adalah TPS 27, TPS 49 dan TPS 50 yang penangananya sama dengan Mojosongo,” beber Arya.
Arya menegaskan, KPU terus berkoordinasi dengan BPBD, TNI, Polri, dan Kelurahan untuk memastikan kesiapan menghadapi situasi darurat yang mungkin terjadi pada hari pemungutan suara.
“Pemilih di wilayah rawan banjir akan diberi pemberitahuan lebih awal jika ada perubahan lokasi TPS. KPU juga memanfaatkan teknologi seperti media sosial dan layanan pesan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ungkap Arya.
KPU juga telah menyiapkan TPS antisipasi (alternatif) apabila terjadi banjir di kelurahan Joyontakan antara lain Kondang murah ( TPS 1 dan 2 ), Bengkel samping modern (TPS 3), Toko besi Sumber Makmur (TPS 4), Banyu langit (TPS 5, 6, 7, 8) rumah warga dan dealer honda (TPS 9, 10), Jati Agung (Tps 11, 12).
Menurut data BPBD, wilayah rawan banjir di Surakarta meliputi Kecamatan Pasar Kliwon, Jebres, dan beberapa bagian Banjarsari, terutama di sekitar bantaran Sungai Bengawan Solo. KPU memastikan bahwa TPS di wilayah-wilayah ini menjadi prioritas dalam langkah antisipasi.
KPU berharap, dengan langkah-langkah ini, proses pemungutan suara pada Pilkada 2024 dapat berjalan lancar meskipun menghadapi tantangan cuaca.
“Kami ingin memastikan bahwa semua warga dapat menyalurkan hak pilihnya dengan aman dan nyaman,” tutup Ketua KPU, Arya.







