CIANJUR, MettaNEWS – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil merinci, gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5.6 yang meluluhlantakkan Kabupaten Cianjur, memakan korban jiwa sedikitnya 162 orang. Selain itu, 300 lebih korban cedera berat dan ringan, serta 2.500 rumah hancur.
Data tersebut, menurut Ridwan Kamil dalam keterangan tertulisnya, diperoleh dari update BPBD Provinsi Jawa Barat, Senin (21/11/2022) malam pukul 21.00. Kerusakan yang masih mengakibatkan jaringan listrik tinggal tersisa 20 persen, dan sinyal seluler banyak terganggu.
“Semua alat negara, semua relawan bekerja membuat rumah sakit darurat, membersihkan jalan untuk akses pertolongan, serta mengevakuasi korban yang masih berada di lokasi-lokasi reruntuhan,”papar Ridwan Kamil.
Saat ini, untuk menolong para korban dengan lebih efektif, Ridwan Kamil minta peralatan berat disiapkan. Besok pagi, peralatan tersebut akan digunakan untuk mengangkat puing-puing gedung dan bangunan lainnya, dengan prioritas menemukan korban hidup untuk dievakuasi.
Sementara itu, tercatat ada 13.400 warga yang kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi. Pemerintah telah menyiapkan tenda-tenda dan kawasan aman untuk menampung mereka. Bantuan logistik dan bahan makanan juga mulai berdatangan untuk pengungsi.







