BOYOLALI, MettaNEWS – Koper jemaah calon haji kloter pertama Embarkasi Solo telah mendarat di Asrama Haji Donohudan Senin (22/5/2023) pukul 11.05 WIB. Koper ini telah berangkat dari daerah Purwodadi, Grobogan sejak pukul 08.30 WIB.
Rencana awal kedatangan koper jemaah ini terjadwal pukul 06.00 WIB, namun karena terdapat gangguan teknis keberangkatan mundur dan sampai pada siang hari.
Humas PPHI Embarkasi Solo, Gentur Rachma Indriadi mengungkapkan kedatangan koper ini merupakan milik dari jemaah calon haji kloter 1 Kabupaten Grobogan dengan jumlah 352 koper.
“Koper sudah petugas turunkan ini nanti lanjut proses screening, semoga semua bisa memenuhi ketentuan,” ungkap Gentur.
Proses screening koper ini bertujuan untuk mengetahui barang-barang berbahaya yang bisa saja tersimpan di dalam Koper. Nantinya jika ada barang yang tidak boleh jemaah bawa, petugas akan memanggil petugas daerah untuk mengeluarkan barang tersebut bersama pemilik koper.
“Barang-barang yang tidak boleh seperti, korek api, senjata tajam, senjata api, obat-obatan. Untuk obat-obatan itu harus lapor ke bidang kesehatan. Untuk bawaan jamaah ini max 20 Kilogram,” jelas Gentur.
Koper haji tahun ini berbeda dengan koper-koper haji tahun-tahun sebelumnya. Hal ini karena lebih dari 60 persen jemaah calon haji merupakan lansia.
“Untuk bahannya koper tahun ini adalah fiber, tahan air, ringan dan model traveling. Itu akan memudahkan untuk dibawa. Apalagi untuk lansia itu akan sangat terbantu,” jelas Gentur.
Lebih lanjut, update hari ini di Asrama Haji Donohudan akan menerima 4 kloter koper dari 2 Wilayah yakni Grobogan dan Demak.
“Jemaah besok datang, kloter 1 dan 2 Grobogan. Kloter 3 Grobogan dan Demak, dan terahir yang keempat dari Demak,”tukasnya.








