BOYOLALI, MettaNEWS – Sebanyak 57 jemaah calon haji asal Embarkasi Solo gagal berangkat menuju Tanah Suci dalam penyelenggaraan haji 1444 hijriyah atau tahun 2023 ini.
Pemberangkatan jemaah calon haji dari Embarkasi Solo telah berakhir pada hari Kamis (22/6/2023) kemarin dengan memberangkatkan total 99 kloter dengan jumlah 35.270.
Humas Panitia Penyelenggaraan Haji Indonesia Embarkasi Solo Gentur Rachma Indriadi mengungkapkan total kuota haji tahun ini yang masuk Asrama Haji Donohudan berjumlah total 35.327 jemaah.
“Ada selisih 57 jemaah calon haji, itu yang gagal berangkat tahun ini. Nantinya jemaah tersebut akan menjadi prioritas utama haji tahun 2024,” ungkap Gentur Jumat (23/6/2023).
Gentur menyebut 57 jemaah tersebut gagal berangkat haji karena berbagai sebab terutama masalah kesehatan.
“Semua karena kondisi kesehatan, beberapa ada yang hamil, ini terpaksa kita tunda keberangkatannya. Mudah-mudahan tahun depan beliau-beliau ini sudah sehat dan bisa berangkat di tahun depan,” jelasnya.
Sementara itu update jemaah haji yang sakit di Arab Saudi, Guntur menyebut ada 37 orang.
“Rinciannya 35 di rumah sakit wilayah Makkah dan 2 di Madinah,” imbuhnya.
Kemudian jemaah haji meninggal dunia sampai saat ini terdapat 19 jamaah wafat. Dengan rincian 17 di Arab Saudi, 1 di pesawat dan 1 di Embarkasi Solo tepatnya di Rumah Sakit Moewardi.
Sebelumnya, Ketua PPHI Embarkasi Solo Musta’in Ahmad telah memastikan akan memprioritaskan jemaah yang gagal berangkat pada tahun ini.
“Untuk yang Istitha’ah atau tertunda keberangkatan karena kesehatan dan tidak layak terbang tahun ini hingga kloter terakhir selesai. Maka jemaah tersebut akan menjadi prioritas utama tahun depan. Terlebih jemaah sudah melunasi semua persyaratan,” ungkap Musta’in.








