Komisi III DPRD YF Soekasno Ingatkan Armada Pemadam Kebaran Sudah Tua dan Perlu Diganti

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Komisi III DPRD Surakarta YF. Sukasno mencermati penanganan kebakaran yang terjadi di bawah Flyover Manahan, Jumat (17/5/2024) malam.

Kebakaran tersebut menimpa beberapa rumah tempat tinggal yang berada di dekat bantaran rel kereta api bawah flyover Manahan.

“Kejadian kebakaran hunian warga di pinggir rel malam ini semakin menyadarkan kita bahwa kecepatan mobil pemadam kebakaran (PMK) dalam bergerak sangat menentukan segera padam nya api,” tegas Ketua Fraksi PDI Perjuangan ini.

Bahkan lanjut Kasno, api yang hampir menjilat kabel KRL bisa segera di padamkan.

“Efeknya akan sangat panjang kalau sampai kabel KRL ikut tersambar api. Pasti akan mengganggu perjalanan kereta dan kerugian nya sangat besar,” tandasnya.

Kasno mengatakan program kerja Damkar yang di sampaikan Komandan PMK Sutarjo saat rapat kerja dengan Komisi 3 yaitu ingin mewujudkan Posko Damkar di empat Penjuru Kota Solo.

“Tahun ini sudah terwujud walau belum sempurna. Karena keterbatasan anggaran yaitu Posko Komplang ini di asumsikan bagian Solo Utara. Maka saat kejadian kebakaran malam ini armada Damkar Posko Komplang langsung bergerak cepat ke lokasi. Disusul posko Damkar Gading dan Posko Pedaringan,” urainya.

Mencermati hal tersebut Kasno meminta semua peduli dan memikirkan armada Damkar milik Solo yang sudah tua .

“Harta benda aset nya rakyat Solo ini yang harus dilindungi dan dijaga oleh Damkar kalau dihitung bisa ratusan triliun . Selain itu juga kita butuh tambahan SDM yg mencukupi dan punya edikasi,” tuturnya.

Menurut Kasno yang tidak kalah penting saat ini adalah usia armada Damkar yang sudah tua dan dengan jumlah terbatas.

‘Selain anggaran APBD dari Pemerintah Kota juga diperlukan partisipasi para pengusaha di Kota Solo juga bisa ikut berpartisipasi, semua gotong royong demi keselamatan kita bersama,” pungkasnya.