Juliyatmono Sebut Pemberhentian Kusrahardjo Bentuk Evaluasi Golkar Surakarta

oleh
oleh
Sekretaris DPD I Partai Golkar Juliyatmono menggantikan Kusrahardjo menjadi Plt Ketua Partai Golkar Solo | MettaNEWS / Puspita

SOLO, MettaNEWS.– Bupati Karanganyar Juliyatmono menggantikan Kusrahardjo sebagai ketua Golkar Surakarta. DPD I Partai Golkar menunjuk Juliyatmono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Partai Golkar Solo.

Penunjukan Juliyatmono sebagai Plt Ketua DPD Partai Golkar sesuai dengan Surat Keputusan Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah. Dengan Nomor: Kep- 01/GOLKAR I/II/2023. Tentang Pemberhentian dengan Hormat Sdr RM Kusrahardjo SH sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kota Surakarta dan Pengangkatan Sdr Drs H Juliyatmono MM sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kota Surakarta Masa Bakti 2020-2025 (Hasil Musda).

Juliyatmono menyebut pemberhentian Kusrahardjo adalah jalannya bentuk evaluasi partai Golkar.

“Selama ini partai selalu mengamati perkembangan DPD-DPD II Partai Golkar di seluruh Jawa Tengah. Solo salah satunya. Golkar Solo ini sudah cukup lama tidak ada kesepahaman. Sekalipun memang saat itu Pak Kusrahardjo mendapat kepercayaan untuk memimpin Golkar Surakarta,” kata Juliyatmono di kantor DPD Partai Golkar Solo, Minggu (12/2/2023).

Juliyatmono mengungkapkan Golkar Kota Surakarta mendapat evaluasi. Dengan melihat tidak adanya perkembangannya yang signifikan. Untuk menggerakkan organisasi ini dengan progresif.

“Ya DPD I melihat ada beberapa teman-teman yang ada di DPD II Solo kurang terakomodir dengan baik. Perjalananya roda organisasi jadi kurang lincah, kurang efektif,” ungkapnya.

Sekretaris DPD I Partai Golkar Jawa Tengah ini menyampaikan partai harus terus bergerak mengingat Pemilu 2024 tidak lama lagi.

“Salah satu alasan penunjukan saya sebagai Plt Ketua DPD Partai Golkar Solo untuk mempersiapkan mesin partai menghadapi Pemilu 2024,” tuturnya.

Golkar Surakarta Siapkan Kader Progresif Hadapi Pemilu 2024

Sementara itu Juliyatmono menyebut Kusrahardjo tetap akan mendapat tugas khusus di Partai Golkar.

“DPD I Partai Golkar Jawa Tengah sedang merumuskan tugas khusus apa yang cocok. Karena beliau ini orang yang baik, petugas partai yang cakap. Akan kita tugaskan penugasan lain,” terangnya.

Juliyatmono membeberkan setiap kader punya talenta. Sehingga petinggi partai harus bisa melihat keefektivan talenta kader.

“Seperti Pak Kus ini mungkin cocoknya tidak menjadi Ketua DPD. Nanti pasti akan mendapat posisi lain. DPD I yang akan memutuskan,” tegasnya.

Politisi senior ini mengatakan petugas partai adalah panggilan. Dan semua kader substansinya adalah mengikuti penugasan. Serta siap mendapat tugas seperti apapun.

“Hakikatnya doktrin kekaryaan Partai Golkar itu penugasan,” katanya.

Melihat pengalaman Kusrahardjo selama ini, Juliyatmono menilai akan mendapatkan posisi di partai yang lebih layak.

“Kami akan konsolidasikan potensi yang ada. Kita gerakkan semua kader. Untuk penugasan khusus akan kita bicarakan kemudian,” tandasnya.

Langkah paling dekat, lanjut Juliyatmono adalah menyiapkan ketua definitif melalui prosedur organisasi.

“Dalam waktu dekat ini. Kami sedang melakukan inventarisasi kader yang nantinya menjadi Ketua DPD Partai Golkar Solo. Tugas saya menyiapkan kader-kader yang progresif, yang bagus. Kader berpotensi yang memang hadir menjawab tantangan pemilu ke depan,” pungkas Juliyatmono.