SOLO, MettaNEWS – Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo menanggapi reaksi Jusuf Kalla (JK) soal dugaan ijazah palsu.
JK juga sempat melapor ke Bareskrim karena namanya sempat terseret kasus ini.
Ditemui di kediamannya di Gang Kutai Utara 1 Sumber, Banjarsari, Solo, Jumat (10/6/2026) Jokowi mengaku tidak mau berspekulasi soal nama.
“Saya tidak ingin berspekulasi serahkan semuanya pada proses hukum yang ada,” jawab singkat Jokowi pada awak media.
Soal JK yang meminta menunjukkan ijazah asli, Jokowi tegas membantah.
“Itu juga serahkan pada proses hukum yang ada. Dan memang mestinya yang menuduh yang membuktikkan. Bukaj saya disuruh menunjukkan,” tegasnya.
Bila terbalik, lanjut Jokowi, nantinya akan berakibat pada pihak lain bila ada kasus hukum yang sama.
“Nanti semua orang bisa nuduh dan disuruh menunjukan buktinya itu kebalik balik,” tandasnya lagi.
Jokowi juga mendukung JK yang melaporkan Rismon Sianipar ke polisi.
“Ya bagus, diserahkan ke proses hukum itu hal yang bagus, bagus,” kata Jokowi.
Terkait tokoh besar yang sempat disebutnya, Jokowi kembali menekankan tidak mau berspekulasi.
“Saya tidak mau berspekulasi mengenai nama, karena itu perlu bukti-bukti, fakta-fakta hukum. Juga sama, serahkan semuanya pada proses hukum yang ada,” pungkasnya.








