Jokowi Bantah Tudingan Bayar Rismon Soal Ijazah: Logikanya, Harusnya Mereka yang Bayar Saya

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menepis tegas tudingan yang menyebut dirinya membayar  Rismon Sianipar terkait persoalan dugaan ijazah palsu.

Jokowi menilai tuduhan tersebut tidak masuk akal dan justru terbalik dari logika hukum yang seharusnya.

Menurut Jokowi, pihak-pihak yang kini berstatus tersangka justru telah mengajukan restorative justice (RJ) kepada penyidik di Polda Metro Jaya. Dalam proses tersebut, mereka juga diminta untuk menyampaikan permintaan maaf kepada dirinya sebagai pihak yang merasa dirugikan.

“Logikanya, mereka ini tersangka, kemudian minta RJ ke penyidik. Harusnya juga meminta maaf kepada yang dituduh, yaitu saya,” ujar Jokowi saat ditemui di kediamannya di Sumber Solo, Jumat (10/4/2026).

Ia mempertanyakan narasi yang menyebut dirinya justru memberikan uang kepada pihak yang menuduhnya. Menurutnya, hal itu tidak logis dan bertolak belakang dengan posisi hukum para pihak yang terlibat.

“Masa yang dituduh malah memberi uang? Logikanya bagaimana? Harusnya mereka yang bayar saya supaya dimaafkan. Jangan dibalik-balik,” tegasnya.

Jokowi juga menyinggung besarnya nominal uang yang disebut dalam tuduhan tersebut. Ia menilai tudingan itu semakin tidak masuk akal jika dilihat dari konteks perkara dan posisi para pihak.

“Apalagi duit segede itu,” pungkasnya.