Jelang Paskah, Gibran Pantau Kesiapan Prokes Dan Keamanan Setiap Gereja

oleh
oleh
gereja
Walikota Gibran memantau beberapa gereja di Solo jelang ibadah Paskah | dok Humas Pemkot Solo

SOLO, Metta NEWS – Menjelang perayaan Paskah yang rangkaian ibadahnya akan berlangsung  dari Kamis (14/4/2022) hingga Minggu (17/4/2022), Walikota Solo Gibran Rakabuming meninjau kesiapan sejumlah gereja di wilayahnya, pada Selasa (12/4/2022) sore.

Peninjauan yang dilaksanakan Gibran ini mendatangi tiga gereja yaitu, gereja Katolik St. Antonius Purbayan yang berdekatan dengan Balaikota Solo tepatnya di Jalan Arifin No 1 Kepatihan Wetan, gereja El Shaddai jalan Sutan Syahrir No 88, Kepatihan Kulon, dan gereja Katolik SP Maria Regina Purbowardayan jalan Ahmad Yani Jebres. 

Sesampainya di gereja-gereja tersebut Gibran kemudian berbincang dengan Romo dan pengurus gereja lainnya. Gibran juga mengecek kondisi jarak tempat duduk di dalam gereja.

Tak hanya sendiri, dalam pantauan tersebut Gibran didampingi Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota (Wakapolresta) Solo Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Gatot Yulianto.

Gibran saat berada gereja Katolik St Antonius Purbayan, menyatakan tinjuan ke sejumlah gereja ini dilakukannya untuk memastikan protokol kesehatan (prokes) tetap dijalankan sekaligus keamanan gereja selama perayaan Paska. 

“Harus pakai masker jangan sampai lepas masker, untuk jaraknya nanti akan diatur, kapasitas gereja ini kata romo sekitar 3000an dan ini dibatasi menjadi 1000 pasti longgar banget, ya pokoknya prokesnya dijaga. Kalau tidak enak badan ya jangan memaksakan diri,” ujar Gibran. 

Gibran juga mengatakan di setiap gereja di Solo akan dijaga ketat oleh aparat dari kepolisian/TNI selama pelaksanaan Paskah. Hal ini untuk mengantisipasi sesuatu yang tidak diinginkan. 

Dia menilai perayaan Paskah tahun ini merupakan yang paling longgar. Pasalnya, selama dua tahun yakni 2020 dan 2021 semua kegiatan keagamaan masih dilakukan pembatasan ketat. 

“Sekarang saja tarawih dan lain-lain kan juga sudah ramai sekali, ngga usah takut, sekarang juga kasus aktifnya tinggal sedikit, gapapa tenang aja, yang penting pakai masker ya,” terangnya. 

Romo Paroki Gereja Katolik St Antonius Purbayan Romo Clements Budiarta SJ, mengatakan meskipun sudah ada pelonggaran aturan dan digenapkan menjadi 1000 jamaah oleh walikota, pihaknya masih membatasi jumlah jemaat yang datang ke gereja hanya 820 orang.

Menurutnya pembatasan jumlah jemaat tersebut sebagai salah bentuk kehati-hatian agar tidak terjadi penularan Covid-19.

Perayaan Paskah di gereja Katolik St Antonius Purbayan ini akan dilaksanakan mulai pada Kamis (14/4/2022) sore dari pukul 16.00 WIB, pukul 18.00 WIB dan pukul 20.00 WIB.

“Ini hanya unsur kehati-hatian saja. Ibadah dimulai hari Kamis jam 4 sore, jam 6 sore dan jam 8 malam. Jemaat (yang ikut Paskah) sebelumnya harus daftar dulu,” ungkapnya.