SEMARANG, MettaNEWS — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan komitmennya sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 dengan menargetkan dua capaian sekaligus, yakni sukses pelaksanaan dan sukses prestasi.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyampaikan hal tersebut saat membuka Rapat Koordinasi Daerah Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Jawa Tengah bersama LPTQ kabupaten/kota se-Jateng di Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Selasa (31/3/2026).
Gus Yasin, sapaan akrabnya, mengatakan berbagai persiapan telah dilakukan sejak akhir 2025 dan kini memasuki tahap teknis. Pemerintah provinsi terus melakukan koordinasi dan konsolidasi guna memastikan kesiapan penyelenggaraan.
“Kita siapkan semuanya dari awal. Bahkan sejak tahun kemarin rapat-rapat sudah kita lakukan dan saat ini sudah masuk ke tahapan teknis. Kita harus menunjukkan sukses pelaksanaan sekaligus sukses prestasi,” ungkapnya.
Sejumlah tahapan yang telah dilakukan meliputi penyiapan maskot, logo, tema, serta koordinasi dengan 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Selain memastikan kelancaran pelaksanaan, Pemprov Jateng juga menargetkan peningkatan prestasi kafilah. Pada MTQ Nasional sebelumnya di Kalimantan Timur, Jawa Tengah berada di peringkat 15 dari 38 provinsi.
Untuk meningkatkan capaian tersebut, berbagai langkah dilakukan, seperti pematangan pembinaan melalui karantina kafilah serta penguatan koordinasi dengan orang tua dan lembaga pendidikan para peserta.
“Berdasarkan pengalaman, ada kafilah yang tidak bisa berangkat karena kurangnya koordinasi dengan lembaga. Sekarang kita pastikan semua mendukung agar prestasi Jawa Tengah meningkat,” jelasnya.
Dalam rangkaian penyelenggaraan MTQ Nasional 2026, Pemprov Jateng juga akan menggandeng Pemerintah Kota Semarang untuk menggelar bazar UMKM yang menghadirkan berbagai produk busana, makanan, dan kuliner syariah.
Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya meramaikan ajang MTQ, tetapi juga menjadi sarana syiar nilai-nilai keagamaan kepada masyarakat luas.
Sebagai bagian dari sosialisasi, Taj Yasin juga mengimbau seluruh kabupaten/kota untuk mulai memasang baliho dan billboard guna menyemarakkan perhelatan nasional tersebut.
Ia menambahkan, sinergi antara LPTQ provinsi dan kabupaten/kota menjadi kunci dalam menyukseskan penyelenggaraan, khususnya dalam menyiapkan generasi qori dan qoriah yang berprestasi dan berakhlak Qurani.
“Sinergitas LPTQ di semua tingkatan akan sangat menentukan, baik untuk sukses pelaksanaan maupun dalam menyiapkan kafilah terbaik Jawa Tengah,” pungkasnya.








