SOLO, MettaNEWS — Kota Solo bakal menjadi tuan rumah dua ajang bulu tangkis bergengsi pada pertengahan tahun ini. Tak tanggung-tanggung, kejuaraan tersebut berskala nasional dan internasional, yakni Sirkuit Nasional (Sirnas) PBSI Seri A dan Badminton Asia Junior Championships 2025.
Ketua PBSI Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, memastikan hal tersebut usai menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Sekjen PB PBSI Ricky Soebagdja dan Ketua PBSI Jawa Tengah, Akhmad Khafidz Basri Yusuf pada Rabu (14/5/2025).
“Solo mendapat kehormatan sebagai tuan rumah dua kejuaraan besar, satu skala nasional dan satu lagi level Asia. Ini menjadi momentum penting untuk membangkitkan gairah olahraga dan ekonomi,” kata FX. Rudy.
Sirnas Seri A PBSI akan digelar pada 16–21 Juni 2025. Kejuaraan ini merupakan putaran ketiga setelah sebelumnya berlangsung di Surabaya dan Jakarta. Sekitar 1.500 atlet dari berbagai daerah akan berlaga di kategori U17, U19, dan dewasa.
“Atlet pelatnas dan klub-klub besar juga akan turut ambil bagian,” ujar Rudy.
Sedangkan Badminton Asia Junior Championships akan diadakan pada 17–27 Juli 2025. Turnamen ini akan mempertandingkan nomor beregu dan perseorangan kategori junior. Meski jumlah peserta belum final, Rudy memperkirakan ada lebih dari 1.000 orang yang bakal hadir ke Solo, termasuk pemain, ofisial, dan keluarga.
Mantan Wali Kota Solo itu menilai ajang ini berpotensi besar menggerakkan sektor ekonomi dan pariwisata.
“Hotel, restoran, warung makan, hingga pusat belanja dan wisata akan kembali ramai. Ini peluang pemulihan pascapandemi dan efisiensi yang bikin pengusaha ‘sambat’ ke saya,” ungkapnya.
Rudy pun berjanji segera berkoordinasi dengan Wali Kota Solo, Respati Ardi, untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan.
“Mudah-mudahan beliau masih sempat menerima laporan kami. PBSI Solo siap bersinergi demi suksesnya event ini,” katanya.
Dengan hadirnya dua turnamen besar tersebut, Rudy berharap Solo kembali dikenal sebagai kota penyelenggara event olahraga nasional dan internasional.
“Dulu kita kampanyekan Solo sebagai Kota MICE. Kini dunia olahraga yang harus ikut bergerak,” pungkasnya.







