SOLO, Metta NEWS – Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Surakarta menyelenggarakan Kejuaraan Tingkat Kota (Kejurkot) turnamen bulu tangkis Piala Wali Kota tahun 2022.
Diikuti oleh 300 peserta, Kejurkot PBSI akan berlangsung selama 4 hari (26-29 Januari 2022) di GOR FKOR UNS di Manahan.
Pada pembukaan Kejurkot PBSI Piala Wali Kota, Rabu (26/01/2022) dibuka dengan pertandingan eksebisi antara Wali Kota Gibran Rakabuming, Ketua Umum PBSI Surakarta FX Hadi Rudyatmo, Ketua Umum PBSI Provinsi Ahmad Basri dan mantan juara dunia bulutangkis Sigit Budiarto.
Pada sambutannya, Ketua Pelaksana Kejurkot PBSI Piala Wali Kota 2022, Antok Boni Trisnanto mengatakan Kejurkot ini menjadi pertandingan pertama di PBSI di bawah kepengurusan baru yang di nahkodai FX Hadi Rudyatmo.
“Harapannya di Kota Solo akan sering ada pertandingan olahraga untuk meningkatkan dan mencari bibit-bibit atlet kota Solo. Solo banyak melahirkan atlet berkelas nasional bahkan internasional. Harapannya dengan pertandingan bisa untuk mengasah kemampuan atlet-atlet berprestasi di Solo,” ungkap Antok.
Antok menjelaskan, pada Kejurkot ini sebanyak 300 peserta murni dari club-club bulutangkis yang ada di Solo.
“Ada 11 kategori untuk atlet usia dini, pra dini, remaja dan dewasa. Kemarin pendaftaran juga kita batasi karena pandemi dan kita selenggarakan dengan prokes ketat,” ujar Antok.
Antok menyebut agenda kedepan akan ada Piala Wali Kota Cup se Jawa Tengah pada bulan Juli sekaligus untuk memperingati Hari Jadi Kota Solo dan pada bulan Oktober ada Piala Gubernur se Indonesia.
Mewakili Ketua Umum KONI Surakarta Lilik Kusnandar, Sekretaris Umum KONI Surakarta Her Suprabu dalam sambutannya menyatakan, KONI surakarta menyambut baik event PBSI Surakarta ini.
“Sudah cukup lama di Solo tidak ada agenda kegiatan olahraga karena pandemi. Ini merupakan langkah yang baik dari kepengurusan baru. Setelah ini juga sudah disiapkan kejurprof dan kejurnas,” tutur Her Suprabu.
Her mengungkapkan langkah PBSI Surakarta tersebut sejalan dengan arah kebijakan pemerintah terkait dengan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).
“Bulutangkis masuk 14 cabang olahraga dalam DBON. Tentunya sudah menjadi tugas KONI Surakarta untuk mensupport dan melakukan pembinaan sesuai arah desain besar olahraga ini. Ada 7 parameter dalam melakukan arah kebijakan pembinaan dan pengembangan olahraga DBON yakni efisien, efektif, terukur, sistematis, akuntabel dan berkelanjutan,” urainya.
Her menyebut dari 300 peserta yang semuanya adalah binaan club-club bulutangkis Solo menjadi angin segar bagi Surakarta.
“Para atlet ini semoga bisa memberikan kontribusi dalam mengangkat nama Kota Surakarta di Porprov 2022 maupun kejuaran nasional dan internasional nantinya,” tandas Her.
Ditemui usai pertandingan eksebisi, Wali Kota Gibran juga berharap dari Kejurkot ini akan muncul bibit-bibit atlet dari Solo.
“Saya tadi lihat pesertanya banyak anak-anak. Ini bagus sekali untuk pembibitan. Moga-moga ada talenta-talenta bibit unggul yang lahir dari kejurkot ini. Apalagi di PBSI ada Pak Rudy saya yakin pasti lebih baik lagi,” pungkas Gibran.







