SOLO, MettaNEWS — Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS) Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (FT UNS) kembali menggelar International Seminar menjadi salah satu puncak rangkaian acara CIVILWEEK 2025, Minggu (23/11/2025) di Ballroom UNS Tower.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Penelitian, Prof. Dr. Fitria Rahmawati, S.Si., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan, acara ini tidak hanya menjadi forum ilmiah global, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat jejaring internasional, khususnya bersama National Cheng Kung University (NCKU) Taiwan. Sebagai mitra utama FT UNS dalam pengembangan pendidikan dan penelitian teknik sipil.
Prof. Fitria mengungkapkan, seminar internasional ini merupakan bagian penting dari tradisi CIVILWEEK sejak pertama kali digelar tahun 2011.
“Keterlibatan NCKU dalam seminar ini menegaskan komitmen kedua institusi dalam meningkatkan daya saing global. Salah satu bentuk nyata kerja sama tersebut adalah Program 3+2. Yaitu skema pendidikan unggulan yang memungkinkan mahasiswa Teknik Sipil FT UNS menyelesaikan studi sarjana dan magister dalam total waktu lima tahun,” bebernya.
Prof. Fitria mengatakan, melalui program ini, mahasiswa menjalani tiga tahun studi di UNS dan dua tahun di NCKU, sehingga meraih gelar S1 dari UNS dan S2 dari NCKU. Program khusus ini diperuntukkan bagi mahasiswa semester lima, sekaligus menjadi bagian dari strategi internasionalisasi FT UNS.
“Saya bangga menyaksikan perkembangan acara ini selama 14 tahun sebagai wadah keunggulan akademik dan kolaborasi internasional. Tema ‘Menuju Masa Depan yang Lebih Hijau’ sangat relevan dengan tantangan perubahan iklim yang dihadapi dunia,” ujarnya.
Prof. Fitria juga mengapresiasi berbagai kompetisi yang menjadi bagian CIVILWEEK 2025 karena menunjukkan kualitas mahasiswa UNS. Ia berharap seminar ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kapabilitas riset sekaligus memajukan praktik konstruksi berkelanjutan.
Ketua Panitia CIVILWEEK 2025, Hestian Nanda Maulana, menegaskan bahwa kegiatan ini juga mendukung implementasi SDG 17 mengenai kemitraan global.
“Kolaborasi UNS dan NCKU menjadi wujud pertukaran pengetahuan, teknologi, dan keahlian yang akan mendukung pembangunan berkelanjutan, termasuk di negara berkembang,” jelasnya.
Dekan Fakultas Teknik, Prof. Wahyudi Sutopo, menambahkan bahwa tahun ini FT UNS menonjolkan kemampuan perancangan teknis mahasiswa. Ia menyampaikan bahwa FT UNS juga memiliki Maker Innovation Space untuk mendukung proyek mahasiswa yang relevan dengan kebutuhan industri.
“Tahun ini juga akan diinisiasi laboratorium terpadu sebagai sarana penguatan ekosistem riset,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi S1 Teknik Sipil, Dr. Ir. Achmad Basuki, S.T., M.T., berharap bahwa kerja sama internasional tidak hanya terbatas pada program pendidikan, tetapi juga meluas ke riset dan supervisi mahasiswa pascasarjana.
“Tahun ini kami fokus pada green building tidak hanya dari sisi desain, tetapi juga material rendah emisi, mulai dari produksi hingga aplikasinya di lapangan,” jelasnya.
Selain seminar internasional, CIVILWEEK 2025 juga menghadirkan serangkaian kompetisi bergengsi tingkat nasional dan internasional. Di antaranya Bridge Modelling Competition for College, Bridge Modelling Competition for High School, Building Design Competition, National Tender Competition, National Paper Competition, National Geotechnic Competition, dan International Concrete Competition. Tidak hanya itu, kegiatan edukatif berskala internasional bertajuk DIVINE juga diselenggarakan, dengan melibatkan siswa SMA dan SMK se-Solo Raya.








