SOLO, MettaNEWS – Universitas Sebelas Maret (UNS) meluncurkan Dana Abadi UNS sebagai langkah strategis memperkuat keberlanjutan pendidikan berkualitas di masa depan.
Peluncuran program dilakukan dalam rangkaian Dies Natalis ke-50 UNS di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS, Jumat (8/5/2026) malam.
Momentum peluncuran tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada 18 alumni berprestasi. Hadir dalam acara itu Rektor UNS beserta jajaran Wakil Rektor, Ketua Majelis Wali Amanat (MWA), Senat Akademik, Dewan Profesor, pimpinan fakultas, Wali Kota Surakarta, hingga Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UNS.
Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono menyampaikan bahwa peluncuran Dana Abadi UNS menjadi tonggak penting dalam menjaga keberlanjutan pendidikan tinggi yang berkualitas.
“Pada momentum Dies Natalis ke-50 tahun 2026 ini, UNS meluncurkan Dana Abadi UNS sebagai langkah strategis untuk menjamin keberlanjutan pendidikan yang berkualitas di masa depan,” kata Rektor.
Prof Hartono menyampaikan selama lima dekade UNS telah menunjukkan kontribusi nyata dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia melalui lulusan berkualitas, penelitian inovatif, dan pengabdian masyarakat yang kontributif. Capaian tersebut juga diakui di tingkat nasional maupun internasional.
“Tingginya kepercayaan masyarakat terhadap UNS terlihat dari posisi UNS yang selama dua tahun terakhir menempati peringkat kedua perguruan tinggi negeri dengan jumlah pendaftar terbanyak pada Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Selain itu, dalam pemeringkatan global perguruan tinggi,” urai Prof. Hartono
UNS, lanjutnya, juga terus menunjukkan peningkatan signifikan dan konsisten berada di jajaran 10 besar nasional. Bahkan dalam Times Higher Education World University Rankings 2026, UNS menempati posisi kedua nasional di bawah Universitas Indonesia.
Meski demikian, UNS menilai penting untuk menyiapkan keberlanjutan institusi melalui langkah strategis jangka panjang. Salah satunya melalui pembentukan Dana Abadi UNS.
Dana abadi tersebut akan difokuskan untuk mendukung beasiswa mahasiswa kurang mampu, pengembangan infrastruktur pendidikan dan riset, penguatan kegiatan kemahasiswaan, hingga dukungan terhadap riset dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.
“Hingga saat ini Dana Abadi UNS telah terkumpul sebesar Rp20.217.502.856 yang berasal dari penempatan sisa RKAT tahun 2024 dan 2025,” terang Hartono.
Dana tersebut saat ini telah mulai dikelola dan diinvestasikan dengan mempertimbangkan aspek imbal hasil, keamanan, likuiditas, serta prinsip kehati-hatian. Manfaat investasi dana abadi itu juga telah dirasakan langsung melalui pemberian bantuan studi kepada 23 mahasiswa.
“Peluncuran Dana Abadi UNS pada malam ini menjadi tonggak penting dalam ikhtiar bersama untuk memastikan keberlanjutan pendidikan yang berkualitas di UNS,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua MWA UNS, Prof. Muliaman Darmansyah Hadad menegaskan bahwa Dana Abadi UNS merupakan fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan perguruan tinggi menghadapi tantangan global.
“Selama lima dekade, UNS telah menjadi rumah akademik bagi banyak generasi. Dari kampus ini lahir lulusan, ilmuwan, profesional, birokrat, pengusaha, pemimpin masyarakat, dan insan-insan pengabdi bangsa,” kata Prof. Muliaman.
Ia menambahkan, Dana Abadi UNS dirancang sebagai instrumen keberlanjutan dengan menjaga pokok dana tetap utuh, sementara manfaat pengelolaannya digunakan untuk mendukung pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, penguatan kapasitas akademik, serta bantuan bagi mahasiswa yang membutuhkan.
Menurutnya, keberhasilan Dana Abadi UNS sangat bergantung pada tata kelola yang transparan, akuntabel, prudent, dan berorientasi pada kemanfaatan.
“Peluncuran Dana Abadi malam ini bukan hanya sebuah seremoni. Ini adalah tanda dimulainya gerakan bersama untuk merawat masa depan UNS melalui kepercayaan, kolaborasi, tata kelola yang baik, dan semangat memberi manfaat,” pungkasnya.
Dukungan terhadap pembentukan Dana Abadi UNS juga disampaikan Ketua IKA UNS, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, yang menilai langkah tersebut sangat strategis untuk memperkuat keberlanjutan pendidikan dan pengembangan universitas.
Hal senada disampaikan Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto. Ia menyebut keberadaan Dana Abadi UNS dapat menjadi fondasi penting dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi, riset, inovasi, serta perluasan akses pendidikan bagi generasi muda di masa depan.








