Ikut Kiky Run 2026, Sekda Jateng Sebut Solo Kian Mantap Jadi Destinasi Sport Tourism

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Pagi yang biasanya tenang di kawasan Pura Mangkunegaran mendadak ramai saat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengibarkan bendera start Kiky Run 2026, Minggu (8/2/2026).

Sebanyak 6.500 pelari dari berbagai daerah mengikuti ajang lari yang digelar dalam rangka HUT ke-50 PT Solo Murni ini. Event ini tak hanya ajang adu kecepatan, tetapi juga perayaan gaya hidup sehat sekaligus etalase sport tourism Kota Solo.

Lintasan yang dimulai dan berakhir di Pura Mangkunegaran membawa para peserta berlari melewati bangunan bersejarah dan jalan protokol, memberikan pengalaman unik menikmati wajah Solo dari perspektif berbeda.

Sekda Sumarno menilai ajang olahraga seperti Kiky Run memiliki dampak ganda. Selain mendorong masyarakat hidup sehat, kegiatan ini juga meningkatkan kunjungan wisata.

“Kami berterima kasih karena melalui Kiky Run, PT Solo Murni mengajak masyarakat Jawa Tengah hidup sehat. Ini juga berkontribusi meningkatkan kunjungan wisata di Surakarta,” tukas Sumarno.

Keberhasilan penyelenggaraan Kiky Run 2026 disebutnya semakin memperkuat posisi Solo sebagai destinasi sport tourism nasional. Pemprov Jateng berharap geliat serupa bisa menyebar ke daerah lain di provinsi ini.

Tak hanya hadir sebagai pejabat, Sumarno juga turun ke lintasan kategori Half Marathon (21K) dan mencatatkan rekor pribadi.

“Kayaknya tadi PB, 2 jam 12 menit,” ujarnya sambil tersenyum.

Direktur Utama PT Solo Murni, Ricky Haryanto, mengenang perjalanan perusahaan yang dirintis ayahnya, Sinyo Haryanto, sejak 50 tahun lalu. Mengusung tema “50 Years Moving Forward”, Kiky Run menjadi simbol perjalanan panjang perusahaan yang terus bergerak maju, beradaptasi, dan bertumbuh.

“Kami belajar bahwa membangun perusahaan seperti lari maraton: membutuhkan ketahanan, konsistensi, dan komitmen untuk terus melangkah meski ada tantangan,” tegas Ricky.

Sekda menegaskan, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi kunci keberhasilan pengembangan sport tourism, yang juga berdampak positif bagi pariwisata dan UMKM.

“Kegiatan seperti ini menunjukkan sinergi yang baik antara dunia usaha dan pemerintah dalam mendorong pariwisata berbasis olahraga,” tambahnya.