MAGELANG, MettaNEWS – Hendak sahur kecebur sumur. Begitulah musibah yang menimpa Yuni (46) wanita warga Gendongan, Desa Blondo, Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang, Sabtu (1/4/2023). Beruntung SAR gabungan berhasil menyelamatkannya.
Kepala Kantor Basarnas Semarang, Heru Suhartanto dalam siaran pers menjelaskan, peristiwa itu terjadi dini hari ketika korban bersiap hendak sahur kecebur sumur. Suami korban saat hendak memasak air, melihat tutup sumur di belakang rumahnya terbuka, sedangkan istrinya tidak ada.
“Setelah mencari dan memeriksa, dia melijhat istrinya ada di dasar sumur. Mungkin terpeleset. Setelah itu laporan sampai kepada kami untuk minta pertolongan,”paparnya.
Basarnas mengirimkan tim dari Unit Siaga SAR Borobudur. Bersama dengan potensi SAR dan aparat instansi lain yang membantu, mereka segera bertindak. Seorang rescuer turun menggunakan katrol dan tali, kemudian mengikat tubuh korban dan membawanya naik.
Proses penyelamatan berlangsung sangat hati-hati. Sumur tempat kejadian cukup sempit, diameter sekitar 80 cm dan kedalaman lebih kurang 15 meter. Sumur itu juga tertutup. Sehingga, untuk mencegah kekurangan oksigen, rescuer yang turun menggunakan peralatan self contained breathing apparatus, atau tabung pernapasan.
Sekitar kurang dari satu jam, penyelamatan tuntas ketika tim SAR gabungan melarikan korban ke rumah sakit untuk penanganan medis.
“Dengan selesainya proses evakuasi, operasi SAR ditutup. Kami mengucapkan terimakasih kepada segenap potensi dan semua pihak yang mendukung misi ini,” tutup Heru.








