Batal Ditutup Separuh, Jembatan Mojo Bakal Ditutup Total di Waktu Ini

oleh

SOLO, MettaNEWS – Pembangunan Jembatan Mojo, Semanggi, Pasar Kliwon Solo telah memasuki tahap awal. Pengencangan 25 ribu baut bagian bawah di sisi barat dan timur jembatan yang memiliki bentang 128 meter tersebut akan berjalan hingga akhir Agustus ini.

Setelah tahap ini selesai, di awal November pelat baja konstruksi akan dikupas dan akan dipasang stringer. Tak seperti rencana awal, jembatan yang menjadi penghubung Pasar Kliwon dengan Bekonang, Mojolaban Sukoharjo ini nantinya tak bisa dilewati kendaraan roda dua secara bergantian.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Solo, Nur Basuki mengatakan tulang tunggal Jembatan Mojo sudah keropos dan tak dapat digunakan untuk lalu lintas kendaraan sekalipun bukan kendaraan berat.

“Penutupan total kemarin kita cek tulangannya tunggal sudah banyak yang keropos takutnya nanti kalau dipakai separuh saya nggak berani risiko akhirnya tutup total tapi ada percepatan November,” kata Basuki kepada MettaNEWS, Jumat (12/8/2022).

Penutupan total Jembatan Mojo akan dilakukan pada pertengahan November untuk pemasangan lantai panel ortotropik. Nantinya para pengendara dapat menggunakan Jembatan Jurug B sebagai peralihan arus.

“Jalan Mojo sudah jadi sudah dikoordinasikan ke Dishub Sukoharjo, Karanganyar, Solo konstruksinya sudah rusak kalau dipakai separuh berbahaya mereka juga minta ditutup sekalian,” terangnya.

Jembatan yang dibangun ditahun 1985 telah mengalami penurunan kekuatan. Sebelumnya jembatan ini didesain dengan elastometer atau bantalan karet yang menjadi penyebab jembatan ini bergoyang.

Pembangunan Jembatan Mojo telah melewati tahap pemesanan matrial pelat baja ortrotopik pada 27 Juni-24 Juli 2022 lalu. Selanjutnya, fabrikasi atau pemotongan pelat baja ortotropik telah dimuali sejak 25 Juli dan akan berkahir pada 25 September 2022.

Tahapan selanjutnya melakukan pembongkaran pelat lantai jembatan eksisting (lama) dimulai 5 September 2022 hingga 6 November 2022. Pihak DPUPR menyebut proses pembongkaran akan dipercepat agar akhir November dapat kelar.

Dari pantauan MettaNEWS di lokasi pengerjaan pengencangan baut ini dilakukan oleh belasan orang pekerja, baut yang masih bagus dan dapat digunakan akan dikencangkan, namun untuk yang rusak akan diganti dengan yang baru. Situasi arus lalulintas pada jembatan masih terpantau padat dan lancar.