SOLO, MettaNEWS – Pendaftaran dan pembuatan akun Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) jalur afirmasi, keluarga miskin (Gakin) dan anak berkebutuhan khusus (ABK) ditutup hari ini, Rabu (15/6/2022). Permasalahan pun muncul di hari terakhir para orang tua di Solo dapat mendaftarakan anaknya ke sekolah yang ingin dituju. Berbagai permasalahan ini diantaranya kesalahan data yang dimasukkan ke akun, salah klik atau salah pilih jalur hingga akun yang mengalami galat atau error.
Seperti yang dialami orangtua calon peserta didik (PDB) asal Purwodingratan, Mundilatul Islami. Dirinya merasa kebingungan lantaran pihak sekolah salah klik pada isian data akun anaknya untuk melanjutkan ke jenjang SMP. Diketahui, MundlilatuL yang menginginkan anaknya mengikuti jalur zonasi justru salah pilih jalur ABK. Sehingga dirinya mendatangi Dinas Kependidikan (Disdik) Solo untuk mendapatkan solusi akan permasalahan ini.
“Nggak tahu kan ada kliknya terus muncul kaya gitu (jalur ABK). Kan orangtua sendiri yang mendaftarakan, anak saya yang sekolah di SD Bororejo milih SMP 14 (Solo) kan deket. Ini tinggal perbaikan aja tinggal klik biar adik saya. Ribet ini pendaftarannya,” sebut Mundlilatul saat ditemui MettaNEWS di Disdik, Rabu (15/6/2022).
Baru membuat akun pendaftaran PPDB di hari terakhir, Mundlilatul menyebut sempat mengalami server eror. Karena mengalami kesalahan data yang dimasukkan kea kun PPDB, ia pun harus ke sekolah yang dituju untuk mendapatkan verifikasi. Merasa sistemnya terlalu ribet, dirinya berharap pendaftaran PPDB dilakukan di sekolah langsung.
“Ini buat akunnya barusan tadi ini disuruh ngerubah jalurnya tapi kok muncul halaman tidak ditemukan. Ini maksudnya gimana servernya nggak muncul. Katanya suruh ganti zonasi tapi kok nggak ada pilihan. Langsung nanti disuruh ke SMP 4. Ribet jadi mending gini kalau harus ke sekolah ya pendaftarannya ke sekolah aja,” tambahnya.
Diketahui pemndaftaran akun PPDB ini dibuka selama tiga hari yakni 13-15 Juni 2022. Merasa tak cukup waktu untuk melakukan pendaftaran, Mundlilatul menyebut dirinya baru membuat akun l;antaran berkas kelulusan SD anaknya baru keluar.
“Kemarin di sekolahan SD berkasnya baru jadi bisanya daftar sekarang. Ya sebenarnya nggak cukup karena ya kaya gini ini ribetnya,” tutupnya.
MettaNEWS mencoba mengkonfirmasi ke pihak panitia PPDB Disdik Solo, Joko Purwanto. Ketika ditemui di tempat layanan PPDB, Joko menyebut kesalahan isian data yang dialami calon PDB tersebut lantaran data akun diisi oleh orang lain.
“Minta tolong orang lain atau perantara yakni dari pihak sekolah, salah klik. Kalau minta tolong risikonya itu. Salah RT nya salah RW nya atau namanya saja ngetiknya salah. Kalau sudah sampai selesai kan harus buka master IT nya itu. Nggak bisa asal diubah, ini karena mereka panik jadi minta tolong ke orang lain, orang lain nggak seteliti kalau kita yang mengerjakan sendiri. Jadi ya itu terlanjur selesai jadi ya nggak bisa diubah, yang bisa IT,” bebernya.
Pihaknya menyebut masalah salah jalur dan tidak adanya pemabahaman juknis PPDB dapat ditangani oleh pihak Disdik. Diketahui eror yang menyebabkan halaman tidak ditemukan pada akun PPDB disebabkan adanya kesalahan data yang sebelumnya diinput ke system. Sehingga system mengalami eror untuk sementara waktu. Halaman tidak ditemukan ini terjadi apila calon PDB memasukkan data yang salah pada NIK, alamat, jalur PPDB atau yang berhubungan dengan data pribadi.
“Nggak masalah, nanti username bisa dipakai pindah jalur ke lain. Tapi kalau kliru ngetik alamat data diri maka harus diubah di atas (ruang IT). Ini hari terakhir pendaftaran afirmasi biasanya nanti ya jam 4. Eror itu juga biasanya sinyal pakai hp itu, apalagi kalau nggak pakai chrome nggak kuat, sering berubah-ubah,” tutupnya.








